4 Kondisi yang Membuat Kamu Dianjurkan Melakukan Sujud Sahwi

AKURAT JAKARTA - Sujud sahwi dalam salat merupakan cara untuk menyempurnakan ibadah ketika terjadi kesalahan atau kelupaan.
Penyebab sujud sahwi dalam salat penting kamu pahami agar tidak bingung ketika melakukan kekeliruan saat menjalankan salat.
Dengan mengetahui penyebab sujud sahwi dalam salat, kamu bisa memperbaiki kekurangan yang terjadi tanpa harus mengulang salat dari awal.
Dalam praktiknya, kesalahan saat salat bisa saja terjadi karena lupa, ragu, atau tidak sengaja melakukan sesuatu yang tidak semestinya.
Meski begitu, Islam memberikan solusi berupa sujud sahwi sebagai bentuk penyempurna ibadah.
Menurut buku Fikih Muslimah yang berjudul asli Hanimlara Mahsus Ilmihal dari Turki, ada beberapa kondisi yang membuat seseorang dianjurkan melakukan sujud sahwi.
1. Meninggalkan Sunah Ab’ad
Sujud sahwi dianjurkan ketika seseorang meninggalkan sunah ab’ad.
Sunah ab’ad merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam salat, tetapi jika terlewat salat tetap sah.
Baca Juga: Prediksi Skor Galatasaray vs Liverpool di UCL, 11 Maret 2026: Ujian Berat The Reds di Rams Park
Contohnya adalah tidak membaca doa qunut atau tidak membaca salawat ketika qunut.
2. Melakukan Hal yang Bisa Membatalkan Salat karena Lupa
Jika kamu melakukan hal yang dapat membatalkan salat, tetapi terjadi karena lupa, maka dianjurkan melakukan sujud sahwi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






