Waspadai Morning Surge, Stabilkan Tekanan Darah dengan Tiga Minuman Ini Sebelum Tidur

AKURAT JAKARTA — Lonjakan tekanan darah pada pagi hari, atau yang secara medis dikenal sebagai morning surge, merupakan fenomena alami akibat ritme sirkadian tubuh.
Namun, kondisi ini patut diwaspadai jika lonjakan terjadi di atas batas normal karena berisiko memicu gangguan jantung serius dan kerusakan pembuluh darah.
Beberapa faktor seperti stres, kurang tidur, hingga konsumsi garam berlebihan menjadi pemicu utama kenaikan hormon kortisol dan adrenalin yang memperparah kondisi ini.
Sebagai langkah preventif, para ahli menyarankan upaya stabilisasi tekanan darah dimulai sejak malam hari, salah satunya melalui asupan minuman yang tepat sebelum istirahat.
Berikut adalah tiga pilihan minuman malam hari yang efektif membantu mengontrol tekanan darah:
1. Jus Bit
Mengutip laporan Times of India, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus bit secara rutin mampu menurunkan tekanan darah sistolik hingga 7–12 mmHg pada penderita hipertensi.
Manfaat ini berasal dari kandungan nitrat alami yang diubah tubuh menjadi oksida nitrat. Senyawa ini berperan penting dalam melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan pada arteri berkurang.
Baca Juga: Cara Praktis Cek Penyalahgunaan NIK KTP via SLIK OJK
2. Teh Chamomile
Stres dan kualitas tidur yang buruk merupakan musuh utama kestabilan tekanan darah. Teh chamomile memiliki efek menenangkan (calming effect) yang membantu tubuh lebih rileks untuk mencapai tidur yang lebih nyenyak.
Selain memperbaiki kualitas tidur, kandungan antioksidan dalam chamomile juga berfungsi mengurangi peradangan yang mendukung kesehatan jantung jangka panjang.
3. Susu Rendah Lemak
Susu rendah lemak kaya akan mineral esensial seperti kalsium, kalium, dan magnesium. Ketiga nutrisi ini bekerja sinergis untuk menjaga pembuluh darah tetap rileks serta menyeimbangkan cairan dalam tubuh.
Sejumlah studi mencatat, konsumsi susu secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik hingga 10 mmHg dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.
Dengan membiasakan diri mengonsumsi minuman sehat ini sebelum tidur, risiko lonjakan tekanan darah yang tidak terkendali di pagi hari dapat ditekan.
Kendati demikian, masyarakat tetap diimbau untuk menjaga pola makan seimbang dan rutin berkonsultasi dengan tenaga medis untuk pemantauan kesehatan yang lebih akurat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






