Tips Alami Mengatasi Bau Badan, Aman dan Mudah Dilakukan Sehari-hari

AKURAT JAKARTA - Bau badan sering menurunkan rasa percaya diri, terutama saat beraktivitas padat dan berkeringat, sehingga perlu solusi alami yang aman diterapkan.
Penyebab bau badan umumnya berasal dari bakteri yang memecah keringat, lalu menghasilkan aroma tidak sedap di area tubuh tertentu.
Selain faktor kebersihan, pola makan, pakaian, serta kondisi hormon juga berperan besar dalam munculnya bau badan berlebih.
Baca Juga: Link Baca Buku 'Broken Strings': Memoar Karya Aurelie Moremans
Berikut ini beberapa tips alami mengatasi bau badan yang disusun secara runtut dan mudah dipahami untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Mandi teratur dengan sabun alami antibakteri
Mandi dua kali sehari membantu mengurangi bakteri penyebab bau badan, terutama jika menggunakan sabun alami seperti daun sirih atau belerang.
2. Membilas ketiak dengan air rebusan daun sirih
Air rebusan daun sirih dikenal memiliki sifat antibakteri alami yang efektif menekan bau badan jika digunakan secara rutin.
3. Mengoleskan jeruk nipis atau lemon pada ketiak
Baca Juga: Efek Domino 'Broken Strings': Nama Nikita Willy Terseret Spekulasi Warganet Terkait 'Artis Dingin'
Kandungan asam pada jeruk nipis dan lemon membantu menghambat pertumbuhan bakteri sekaligus memberikan aroma segar alami.
4. Menggunakan tawas sebagai deodoran alami
Tawas bekerja dengan cara menghambat bakteri penyebab bau badan dan aman digunakan sebagai alternatif deodoran kimia.
Baca Juga: Tanjung Kelayang, Pesona Pantai Granit Belitung yang Mendunia
5. Memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi
Mengurangi makanan beraroma tajam seperti bawang, jengkol, dan petai dapat membantu mengurangi bau badan dari dalam tubuh.
6. Memperbanyak konsumsi air putih setiap hari
Baca Juga: Mengkudu, Buah Beraroma Kuat dengan Manfaat Kesehatan yang Tak Terduga
Air putih membantu proses detoksifikasi tubuh sehingga sisa metabolisme penyebab bau dapat dikeluarkan secara alami.
7. Memilih pakaian berbahan katun atau linen
Bahan pakaian yang menyerap keringat membantu menjaga tubuh tetap kering dan mencegah berkembangnya bakteri penyebab bau.
Baca Juga: Pantai Mawun, Teluk Tenang Berpasir Putih di Lombok Tengah
8. Rutin mencukur atau merapikan bulu ketiak
Bulu ketiak yang terlalu lebat dapat menahan keringat dan bakteri sehingga memicu bau badan yang lebih menyengat.
Mengatasi bau badan secara alami membutuhkan konsistensi dan kesadaran menjaga kebersihan serta pola hidup sehat setiap hari.
Baca Juga: Pulau Sabira, Permata Terluar Jakarta yang Tenang dan Penuh Pesona Alam
Jika bau badan tetap muncul meski sudah menerapkan cara alami, sebaiknya konsultasi ke tenaga medis untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 6Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



