Green Tea, Matcha, dan Hojicha: Memahami Perbedaan Teh Hijau untuk Kesehatan dan Kebutuhan Tubuh

AKURAT JAKARTA - Minum teh kini tidak lagi sekadar kebiasaan, karena berbagai jenis teh hijau seperti green tea, matcha, dan hojicha punya fungsi berbeda bagi tubuh.
Perbedaan utama ketiganya terletak pada proses budidaya tanaman teh, yang memengaruhi rasa, warna, kandungan nutrisi, hingga efeknya bagi kesehatan.
Green tea atau teh hijau biasa ditanam di bawah sinar matahari langsung, sehingga daunnya tumbuh alami dengan karakter rasa yang ringan dan segar.
Baca Juga: Drama Politik AS dan Tensi Global Memanas, Harga Emas Dunia Cetak Rekor
Setelah dipanen, daun green tea dikukus atau dikeringkan, lalu diseduh dengan air panas dan ampas daunnya tidak ikut diminum.
Matcha berasal dari tanaman teh yang dibudidayakan dengan teknik teduh, di mana daun terlindung dari matahari selama beberapa minggu sebelum panen.
Proses peneduhan ini meningkatkan klorofil dan asam amino, sehingga warna matcha lebih hijau cerah dengan rasa kuat dan umami khas.
Baca Juga: Makanan Penjaga Kesehatan Usus, Kunci Pencernaan Sehat dan Daya Tahan Tubuh yang Lebih Kuat
Berbeda dari green tea, daun matcha dikeringkan lalu digiling halus menjadi bubuk, sehingga seluruh bagian daun dikonsumsi saat diminum.
Karena diminum secara utuh, kandungan antioksidan, kafein, dan nutrisi pada matcha lebih tinggi dibandingkan teh hijau seduhan biasa.
Hojicha juga berasal dari daun teh hijau, namun melalui proses pemanggangan suhu tinggi yang mengubah warna daun menjadi cokelat.
Baca Juga: Waspada Konsumsi Vitamin C Berlebihan di Musim Hujan
Proses pemanggangan tersebut menurunkan kadar kafein, sehingga hojicha memiliki rasa gurih, smoky, dan lebih ramah untuk lambung.
Dari sisi rasa, green tea cenderung ringan dan menyegarkan, cocok untuk konsumsi harian tanpa memberi efek stimulasi berlebih.
Matcha memiliki rasa paling kuat dan kaya, sehingga sering dipilih untuk meningkatkan fokus, energi, dan sebagai alternatif minuman berkafein.
Baca Juga: Mengenal Super Flu, Gejala yang Perlu Diwaspadai, dan Cara Mencegah Penularannya
Sementara itu, hojicha cocok diminum pada malam hari karena rendah kafein dan memberi efek hangat serta menenangkan tubuh.
Memahami perbedaan ini penting agar masyarakat dapat memilih jenis teh sesuai kebutuhan, baik untuk energi, relaksasi, maupun kesehatan pencernaan.
Dengan pilihan yang tepat, teh tidak hanya menjadi minuman favorit, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat yang disesuaikan dengan kondisi tubuh. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







