AKURAT JAKARTA - Di sebuah hutan yang rindang dan penuh kehidupan, setiap hari hewan-hewan biasa bermain dengan damai.
Namun, belakangan ini hutan tidak lagi terasa aman.
Bisik-bisik ketakutan mulai terdengar karena ada seekor harimau yang bertingkah semakin jahat.
Baca Juga: Ternyata Urus Paspor di Mall Bisa Sepraktis Ini, Sudah Tahu Lokasinya?
Kamu akan melihat bagaimana rasa takut menyebar ke seluruh penjuru hutan, sampai akhirnya Kancil, hewan kecil yang terkenal cerdik, diminta mencari cara untuk menolong teman-temannya.
Dari sinilah petualangan seru Kancil dimulai, penuh keberanian dan akal yang tajam.
Mari kita ikuti kisah mereka dalam dongeng berjudul "Kancil Ngadalin Harimau Jahat" yang diambil langsung dari channel Youtube DAI-Dongeng Anak Indonesia, bagian dari Grup Akurat.co.
Baca Juga: Harga Tiket Museum Nasional 2026 Naik, Kamu yang Mau Berkunjung Wajib Tahu Biar Nggak Kaget
Kancil Ngadalin Harimau Jahat
Di hutan rimba yang lebat, hiduplah seekor harimau besar dengan gigi tajam dan cakar yang menakutkan.
Ia sering ngejahatin hewan lain.
Baca Juga: Car Free Night di Puncak: Jalur Dialihkan, Ini Aturan Lengkapnya
Suatu hari, harimau melihat seekor rusa sedang minum di sungai.
Ia mengaum keras dan menakut-nakuti rusa.
Rusa lari terbirit-birit ketakutan.
Baca Juga: Dongeng Anak: Keledai dan Sapi Kena Batunya
Tidak puas, harimau berjalan ke ladang kecil tempat kelinci bermain.
Ia merusak sarang kelinci dengan cakarnya, membuat kelinci-kelinci kecil berlarian panik mencari tempat bersembunyi.
Harimau juga suka mengganggu burung, mengguncang batang pohon hingga sarang burung jatuh berserakan.
Baca Juga: Tahun Baru di TMII Tanpa Kembang Api tapi Diganti dengan Doa Seribu Lilin yang Bikin Haru
Anak-anak burung menangis ketakutan.
Kabar tentang ulah harimau yang sangat jahat tersebar ke seluruh penjuru hutan.
Semua hewan ketakutan, tidak ada yang berani melawan.
Baca Juga: Turun Berat Badan Tanpa Ribet: 5 Kebiasaan yang Diam-Diam Efektif
Akhirnya hewan-hewan mendatangi Kancil yang terkenal cerdik.
Mereka berharap Kancil punya ide untuk menghentikan kejahatan harimau.
Kancil mendengarkan dengan tenang, lalu berkata, “Harimau memang kuat, tapi kita bisa menjebaknya dengan kecerdikan.”
Baca Juga: Jangan Asal Makan, Kenali 5 Kombinasi Durian yang Bisa Bikin Tumbang
Esoknya, Kancil menghampiri harimau dengan berlagak ramah.
“Wahai harimau yang perkasa, aku menemukan harta karun besar di hutan. Tapi aku tak sanggup mengambilnya. Hanya kau yang kuat bisa melakukannya.”
Harimau yang sombong langsung tertarik.
Baca Juga: Tampak Bersih, Tapi Banyak Kuman: 5 Benda Rumah yang Wajib Kamu Perhatikan Kebersihannya
“Harta karun? Di mana?” tanyanya dengan mata berbinar.
Kancil membawa harimau ke sebuah sumur tua yang dalam dan gelap.
Ia berkata, “Lihat ke dalam, di sana ada cahaya harta karun berkilau.”
Baca Juga: Rahasia Rumah Tangga Bahagia: 5 Kebiasaan Kecil yang Efeknya Besar
Harimau menundukkan kepala, dan benar saja—ia melihat pantulan dirinya sendiri di air sumur yang berkilau karena sinar matahari.
Harimau mengira itu adalah harta karun.
Tanpa pikir panjang, harimau melompat masuk untuk mengambil “harta” itu.
Baca Juga: Terasa Bersih tapi Salah Ketahui 4 Kesalahan Mandi yang Mungkin Sering Kamu Lakukan
Bruuuk! Ia tercebur ke dalam sumur dan panik.
Harimau mengaum marah, “Kancil, keluarkan aku!” tapi Kancil hanya menjawab, “Kau terlalu sombong dan jahat. Inilah akibatmu sendiri.”
Hewan-hewan yang bersembunyi di balik semak akhirnya keluar.
Baca Juga: Delapan Bahan Dapur yang Diam-Diam Bikin Kulkas Bau
Mereka bersorak gembira karena harimau kini terjebak dalam sumur.
Sejak saat itu, hutan kembali aman.
Hewan-hewan bisa hidup tenang tanpa gangguan.
Baca Juga: Dongeng Anak: Tiga Ekor Kambing dan Serigala
Mereka berterima kasih pada Kancil yang cerdik.
Kancil hanya tersenyum sambil berkata, “Ingatlah, kecerdikan bisa mengalahkan kekuatan yang sewenang-wenang.”
Dan semua hewan sepakat menjadikannya pelajaran berharga.
Baca Juga: Wi-Fi Gratis di Bandara Aman? Fakta yang Mungkin Belum Kamu Sadari Saat Liburan
Sejak kejadian itu, hewan-hewan belajar bahwa kesombongan dan kejahatan tidak pernah membawa kebaikan.
Mereka juga memahami bahwa tubuh besar dan kekuatan bukanlah segalanya karena kecerdikan, kerja sama, dan keberanian sering kali menjadi penolong utama.
Kancil tidak merasa sombong, ia hanya berharap semua hewan saling menjaga.
Baca Juga: Dari Bogor hingga Bali, Taman Safari Ajak Kamu Belajar Sambil Berwisata di Libur Akhir Tahun
Hutan pun kembali damai, dan cerita tentang Kancil yang berhasil mengakali harimau menjadi kisah yang selalu diceritakan untuk mengingatkan semua makhluk agar tidak berbuat sewenang-wenang.
Versi animasi "Kancil Ngadalin Harimau Jahat" ini bisa ditonton di LINK ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







