Kamu Masih Simpan? Ini 8 Tanda Bahan Dapur yang Sudah Tak Aman Dikonsumsi karena "Kadaluarsa"

AKURAT JAKARTA - Kamu pasti sering berpikir bahwa bahan dapur bisa disimpan lama tanpa masalah.
Namun, para koki dan ahli gizi mengingatkan bahwa bahan dapur juga punya masa “kadaluarsa”.
Mengetahui tanda bahan dapur rusak sangat penting agar kamu tidak mengonsumsi makanan yang bisa membahayakan tubuh.
Baca Juga: Asia Buktikan Diri di Langit Dunia, Dominasi Daftar Bandara Terbaik 2025
Berikut delapan tanda bahan makanan di dapurmu sudah tak layak dikonsumsi menurut INSIDER dan para pakar.
1. Kentang berwarna kehijauan
Isabel Maples, MEd, RDN, ahli gizi di Virginia, menjelaskan bahwa warna hijau pada kentang disebabkan paparan sinar matahari yang memicu terbentuknya solanin.
Baca Juga: Transjakarta Hadirkan Rute “Jakarta Heritage”, Wisata Sejarah di Tengah Modernitas
“Kupas saja bagian hijaunya sebelum dimakan, karena rasanya pahit dan bisa menyebabkan penyakit jika dikonsumsi banyak,” ujarnya.
2. Sayuran mulai bertunas
Koki Alisa Rosa mengatakan, jika kentang, paprika, atau bawang sudah bertunas, itu tanda bahwa bahan-bahan tersebut terlalu matang dan sebaiknya dibuang saja.
Baca Juga: Sensasi Berenang dengan Ubur-Ubur Tak Menyengat di Surga Tersembunyi Sombori, Sulawesi Tenggara
3. Kulit buah atau sayuran menipis dan berkeriput
Menurut Rosa, saat kulit buah atau sayuran mulai mengeriput, terkelupas, dan layu, berarti kesegarannya sudah hilang dan nutrisinya menurun.
4. Sayuran renyah mulai kehilangan tekstur
Baca Juga: Sirih Cina: Tanaman Liar yang Kaya Manfaat untuk Kesehatan
Sayuran seperti wortel, mentimun, dan seledri yang biasanya renyah akan menjadi lembek atau kenyal ketika sudah tak segar.
5. Makanan laut mulai berbau amis tajam
Tryg Siverson, koki sekaligus pendiri Feel Good Foods, mengatakan, “Ikan segar seharusnya berbau seperti laut, bukan amis.
Baca Juga: Ladang Farm Teknologi, Sensasi Wisata Edukatif di Vertical Farm Tertinggi di Indonesia
Jika baunya menyengat, berarti sudah lama.”
6. Daging atau sayuran terasa berlendir
Rosa menegaskan, bahan makanan yang terasa lengket dan berlendir menunjukkan pertumbuhan bakteri di permukaannya dan harus segera dibuang.
7. Kaleng makanan penyok, berkarat, atau menggembung
Siverson memperingatkan bahwa kaleng penyok bisa memiliki lubang mikroskopis yang memungkinkan bakteri masuk.
Rosa menambahkan, “Jika wadah terlihat menggembung dan mengeluarkan udara saat dibuka, buang segera.”
8. Bahan makanan beku membentuk kristal es
Kristal es di dalam kemasan menandakan makanan sudah rusak akibat perubahan suhu.
“Jika makanan beku tertutup lapisan kristal, sebaiknya jangan dikonsumsi,” kata Rosa.
Baca Juga: Deteksi Dini Kanker Payudara, Kenali Gejala dan Langkah SADARI Hingga Mammogram
Mengetahui delapan tanda ini membantu kamu menjaga kualitas bahan masakan agar tetap segar, sehat, dan aman untuk keluarga. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









