Mengenal Lebih Dekat Kanker Tulang, Gejala, Diagnosis dan Langkah Penanganan

AKURAT JAKARTA - Kanker tulang atau sarkoma tulang merupakan penyakit langka dan serius yang bisa menyerang siapa saja.
Menurut dr. Muhammad Wahyudi, Sp. OT (K), Spesialis Ortopedi Traumatologi Konsultan Onkologi di Eka Hospital BSD, deteksi dini gejala sangat krusial untuk meningkatkan peluang kesembuhan.
Kanker tulang adalah jenis kanker yang berasal dari sel-sel tulang itu sendiri. Meskipun dapat berkembang di tulang mana pun, kanker ini paling sering ditemukan di tulang panjang pada lengan dan kaki, panggul, serta tulang belakang.
Baca Juga: Penting Mengetahui Gejala CVI dan Varises, Berikut Faktor Risiko dan Penyebabnya
"Beberapa jenis yang paling umum adalah Osteosarcoma (menyerang anak-anak dan remaja), Ewing's Sarcoma (langka, menyerang sumsum tulang), dan Chondrosarcoma (menyerang orang dewasa)," kata Wahyudi saat Media Meet Up di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (18/9).
Menuritnya, penyebab pasti kanker tulang belum diketahui, namun beberapa faktor risiko seperti genetik, riwayat penyakit tulang (misalnya Penyakit Paget), dan paparan radiasi dosis tinggi dapat meningkatkan risiko.
Gejala dan Cara Diagnosis
Untuk mengenali kanker tulang, ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai, yaitu: nyeri tulang yang tidak biasa dan semakin parah di malam hari, munculnya benjolan di sekitar sendi.
"Lalu tulang mudah patah tanpa cedera serius, serta kelelahan, demam, dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan," ungkapnya.
Baca Juga: Waspada Radang Usus Buntu, Berikut Ini Gejala, Penyebab dan Pengobatannya
Jika gejala tersebut muncul, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan. Mulai dari pemeriksaan fisik, tes pencitraan seperti X-ray, MRI, atau CT scan, hingga biopsi tulang yang merupakan prosedur paling akurat untuk diagnosis.
Pilihan Penanganan dan Pencegahan
Penanganan kanker tulang sangat bergantung pada jenis, lokasi, dan stadium kanker. Metode pengobatan yang umum digunakan adalah operasi untuk mengangkat tumor, kemoterapi untuk membunuh sel kanker yang menyebar, dan radioterapi untuk menghancurkan sel kanker.
"Terapi target dan imunoterapi juga dapat menjadi pilihan dalam beberapa kasus," katanya.
Tanpa penanganan yang tepat, kanker tulang dapat menyebar ke organ lain atau metastasis. Meskipun tidak ada cara pasti untuk mencegahnya, deteksi dini dan gaya hidup sehat dapat membantu menjaga kesehatan tulang secara keseluruhan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







