TikTok Tangguhkan Fitur Live Saat Demo Kemarin, Pemerintah Bantah Ikut Campur

AKURAT JAKARTA - Beberapa waktu lalu, publik digemparkan dengan isu pembungkaman suara rakyat yang dilakukan pemerintah melalui fitur live TikTok.
Sebuah narasi yang berbunyi “Pemerintah sudah menghalalkan segala cara dengan bungkam suara, selain semua listrik dimatikan, fitur live ditiktok jg hilang. Mohon jaga diri baik² Kawan” telah diklarifikasi oleh Menkomdigi Meutya Hafid.
Meutya membantah tudingan tersebut dan menegaskan, bahwasannya penangguhan fitur live dilakukan sukarela oleh TikTok, bukan oleh pemerintah.
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp26 Ribu, Sentuh Rp2,035 Juta per Gram
"Live TikTok itu kami pun melihat dari pemberitahuan yang dilakukan oleh TikTok, bahwa mereka melakukan secara sukarela untuk penutupan fitur live dan kami justru berharap bahwa ini berlangsung tidak lama," katanya.
Melansir dari laman berita ANTARA, TikTok mengonfirmasi kebijakan tersebut berlaku sejak Sabtu (30/8) malam.
Dimana langkah sementara tersebut diambil karena fitur live kerap digunakan untuk menyiarkan jalannya aksi.
Perusahaan juga menyatakan terus memantau situasi dan menghapus konten yang melanggar panduan komunitas.
"Sebagai bagian dari langkah ini, kami secara sukarela menangguhkan fitur TikTok LIVE selama beberapa hari ke depan di Indonesia.Kami juga terus menghapus konten yang melanggar Panduan Komunitas dan memantau situasi yang ada,"
Baca Juga: Politisi Golkar Ingatkan Revitalisasi Pasar Tradisional di Jakarta Harus Tetap Jaga Ciri Khas
Meutya menambahkan, selama masa demonstrasi berlangsung, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak membatasi aspirasi rakyat dan tetap membuka ruang dialog. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









