Demo Panjang Picu Stres, Ahli Gizi Bocorkan Rahasia Mengatasinya

AKURAT JAKARTA - Beragam kabar buruk tentang demo berkepanjangan akhir-akhir ini membuat masyarakat Indonesia semakin cemas.
Berita demo yang terus menghiasi media massa tak hanya menyoroti tuntutan masyarakat kepada pemerintah, tetapi juga melebar pada kasus kekerasan hingga penjarahan.
Tak heran, situasi ini membuat banyak orang sulit merasa tenang, bahkan sampai memengaruhi kesehatan mental.
Di tengah kondisi tersebut, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, Fitri Hudayani, memberikan pandangan penting.
Menurutnya, rasa cemas yang berlebihan bisa memicu emotional eating, yaitu kondisi ketika seseorang mencari pelarian lewat makanan tinggi gula, garam, atau lemak.
Namun, ada juga yang justru kehilangan nafsu makan sehingga berisiko kekurangan gizi.
Dua hal ini sama-sama berbahaya jika tidak ditangani dengan baik.
Kamu perlu tahu, menjaga pola makan seimbang tetap menjadi kunci agar tubuh tidak semakin rentan terhadap stres.
Fitri menyarankan beberapa pilihan makanan sederhana yang bisa membantu memperbaiki suasana hati sekaligus menjaga kesehatan.
Baca Juga: Catat! Rang Solok Baralek Gadang 2025 Digelar 11–13 September, Berikut Rangkaian Acaranya
Misalnya bubuk cokelat murni yang diseduh tanpa gula tambahan, teh hijau yang kaya polifenol, hingga yogurt yang baik untuk pencernaan.
Semua bisa menjadi teman baik untuk mendukung kondisi tubuh dan pikiran lebih stabil.
Selain itu, asupan sayur berwarna hijau, buah pisang, kacang-kacangan, biji-bijian, serta protein hewani seperti ikan laut, juga sangat disarankan.
Baca Juga: 6 Cara Minum Tablet Tambah Darah yang Benar bagi Remaja, Pesan Dokter Anak untuk Cegah Anemia
Dengan takaran yang wajar, makanan-makanan tersebut bisa membantu mengurangi gejala stres, menenangkan pikiran, dan memberikan energi positif.
Tak hanya soal makanan, kamu juga perlu menjaga pola hidup sehat.
Kurangi kafein maupun alkohol, perbanyak istirahat, dan rutin berolahraga di tempat yang nyaman.
Baca Juga: Pestapora 2025 di Tengah Situasi Negara yang Memanas, Apakah Tetap Berlangsung?
Dengan begitu, meskipun kondisi di luar sedang penuh ketegangan, kamu tetap bisa menjaga kesehatan fisik sekaligus mental. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






