Jangan Anggap Remeh, 6 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Paru-parumu

AKURAT JAKARTA - Tak sedikit orang berpikir bahwa selama tidak merokok, paru-paru mereka akan tetap sehat.
Namun, pandangan itu tak sepenuhnya benar.
Dr. Shivani Swami, konsultan pulmonologi dari RS Amar Jain, Jaipur, mengungkap bahwa kerusakan paru bisa dipicu oleh sejumlah kebiasaan harian yang tampaknya tidak berbahaya.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari Hindustan Times (1/8), ia menyebutkan enam kebiasaan yang perlu kamu waspadai.
1. Paparan Asap Rokok Pasif
Kamu mungkin tidak merokok, tapi jika sering terpapar asap rokok orang lain, hookah, dupa, atau vape, risiko kerusakan paru tetap tinggi.
Asap ini mengandung zat iritan dan racun yang bisa mengganggu saluran pernapasanmu, sama bahayanya dengan menjadi perokok aktif.
2. Kurang Aktivitas Fisik
Gaya hidup pasif memperburuk fungsi paru lebih dari sekadar kelebihan berat badan atau penyakit jantung.
Baca Juga: Spesial HUT RI, Nikmati Transportasi Publik Jakarta Cuma Rp80 Selama Seharian!
Tanpa olahraga, paru-paru menjadi kurang aktif dan tidak terlatih menghirup oksigen secara optimal.
3. Postur Tubuh yang Buruk
Duduk membungkuk terlalu lama saat bekerja bisa menekan rongga dada dan menghambat paru-paru berkembang sempurna.
Baca Juga: Rasakan Mewahnya! 5 Hotel Bintang 5 di Jakarta Selatan yang Jadi Favorit Para Eksekutif
Postur yang buruk menyebabkan pernapasan dangkal dan menurunkan efisiensi paru-paru.
4. Menahan Batuk
Menahan batuk dianggap sopan, tetapi jika dilakukan berulang, bisa mengganggu proses alami tubuh dalam membersihkan paru-paru dari lendir dan partikel asing.
Baca Juga: Jangan Lupa, Hari Ini Konser Tulus di Panggung Jazz Bandung, Simak Lokasinya di Sini
Ini bisa membuat lendir menumpuk dan memicu infeksi.
5. Kurang Minum Air
Cairan dibutuhkan untuk menjaga lapisan lendir di paru tetap tipis dan fleksibel.
Baca Juga: TMII Gratiskan Tiket Masuk Sepanjang Agustus 2025 bagi Pengunjung Bernama “Agus”
Kurangnya hidrasi membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi, alergi, dan polutan udara.
6. Paparan Bahan Kimia Rumah Tangga
Penggunaan rutin produk pembersih, disinfektan, hingga pengharum ruangan bisa memicu iritasi saluran pernapasan.
Paparan jangka panjang dapat mengurangi kapasitas paru-paru dan menyebabkan gangguan pernapasan kronis. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









