Bahaya Tersembunyi di Balik Kebiasaan Mencuci Beras di Panci Rice Cooker, Kamu Wajib Tahu

AKURAT JAKARTA - Kebiasaan mencuci beras di panci rice cooker sering dianggap praktis, namun bahaya mencuci beras di panci rice cooker ternyata lebih besar dari yang kamu bayangkan.
Banyak orang tidak sadar bahwa bahaya mencuci beras di panci rice cooker dapat memicu risiko kesehatan jangka panjang.
Karena itu, memahami bahaya mencuci beras di panci rice cooker penting untuk menjaga keamanan makanan yang kamu konsumsi setiap hari.
Baca Juga: Lima Buah Ajaib untuk Kendalikan Asam Urat Secara Alami
Kebiasaan sederhana ini tampak sepele, tetapi efeknya bisa memengaruhi fungsi ginjal, saraf, hingga otak.
Kamu perlu tahu apa yang sebenarnya terjadi saat panci rice cooker tergores dan bagaimana dampaknya bagi tubuh.
Mengutip The Asia Business Daily, Profesor Teknik Energi Kimia dari Sangmyung University, Korea Selatan, Sangwook Kang, memberi peringatan serius tentang risiko mencuci beras langsung di inner pot.
Baca Juga: Ternyata Ini Spot Instagramable Terbaik di Penang, Bikin Foto Kamu Makin Aesthetic
Ia menjelaskan, "Saat mencuci beras di panci (rice cooker), lapisan bagian dalamnya bisa tergores dan terkelupas. Jika terkelupas, maka partikel aluminium dapat larut dan tertelan bersama nasi."
Menurut Kang, partikel aluminium yang ikut termakan tidak berhenti di sistem pencernaan saja.
Zat tersebut bisa masuk ke ginjal dan mengendap perlahan sehingga membahayakan fungsi organ vital ini.
"Jika aluminium tertelan, kebanyakan orang mengeluarkannya melalui ginjal. Namun, jika fungsi ginjal menurun, aluminium akan berada dalam tubuh dan terakumulasi secara bertahap," katanya.
Ia juga menambahkan temuan mengerikan lainnya, "Ada penemuan penelitian yang menunjukkan bahkan partikel aluminium bisa terakumulasi di otak kita dan menyebabkan demensia."
Lapisan inner pot umumnya terbuat dari bahan aluminium yang dipadukan dengan PFOA (asam perfluorooctanoic), bahan yang sama pada teflon agar nasi tidak lengket.
Baca Juga: Langka, Dua Bunga Rafflesia Arnoldii Mekar Serempak di Rejang Lebong
Sayangnya, jika lapisan ini rusak dan masuk ke makanan, risikonya dapat meningkat dari waktu ke waktu—mulai dari gangguan hati, kerusakan ginjal, hingga kemungkinan kanker.
Dr. Virginie Rondeau dari Institut Kesehatan dan Penelitian Medis Nasional Prancis turut mempertegas, "Jika asupan aluminium harian melebihi 0,1 mg, maka dapat menyebabkan gangguan kognitif."
Peneliti dari Universitas Keele di Inggris juga menemukan fakta lain yang mengkhawatirkan.
Baca Juga: Bikin Tubuh Lebih Enteng, Berikut ini Daftar 9 Buah untuk Jaga Kebersihan Usus
Mereka melaporkan bahwa "Konsentrasi aluminium yang tinggi terdeteksi pada 42 persen pasien dengan penyakit Alzheimer familial."
Artinya, walau jumlahnya kecil, akumulasi aluminium yang kamu konsumsi setiap hari bisa berdampak negatif bagi sistem saraf dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Maka, lebih baik menggunakan wadah terpisah saat mencuci beras agar inner pot tetap aman dan kamu terhindar dari bahaya yang tidak terlihat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






