Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Sebut Kemungkinan Choi Wheesung Meninggal Karena Overdosis

AKURAT JAKARTA - Telah berkarir selama empat dekade, Choi Wheesung ditemukan meninggal pada hari Senin di usia 43 tahun.
Choi yang dikenal sebagai pelantun lagu Insomnia tersebut, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada pukul 18:29 KST di apartemennya yang terletak di Distrik Gwangjin, Seoul timur.
Menurut laporan kepolisian Wheesung meninggal sudah cukup lama.
Baca Juga: Wheesung, Pelantun Lagu 'Insomnia' Ditemukan Meninggal Dunia
Ada kemungkinan Wheesung meninggal akibat terkena serangan jantung usai berusaha melakukan tindak mengakhiri hidup, menurut laporan JoongAng Ilbo.
"Menurut polisi, tampaknya sudah cukup lama sejak kematiannya. Ada kemungkinan bunuh diri dan overdosis, menurut polisi," demikian bunyi laporan tersebut.
Tak hanya itu, polisi juga tak menemukan bukti tindak kejahatan lain seperti upaya pembobolan maupun tindak kekerasan.
Baca Juga: Terkuak! Polisi Tetapkan Kematian Kim Sae Ron Karena Bunuh Diri, Diduga Ini yang Jadi Pemicunya
Sehingga pihaknya meminta waktu untuk menyelidiki lebih lanjut apakah mendiang meninggalkan jejak seperti catatan atau semacamnya.
"Tidak ada bukti pembobolan atau tindak kejahatan lainnya, kami sedang menyelidiki rinciannya, seperti apakah dia meninggalkan catatan." kata polisi.
Choi Wheesung, penyanyi solois yang lahir pada 5 Februari 1982 tersebut memulai karirnya didunia musik pada tahun 2002 dengan album penuhnya "Like A Movie."
Baca Juga: Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bank BJB
Ia dikenal dengan lagu-lagu seperti "Insomnia" (2009) dan "Heartsore Story" (2011).
Menurut kabar, ia dijadwalkan menggelar konser bersama dengan penyanyi balada KCM pada tanggal 15 Maret mendatang di Daegu, Korea.
Dimana ia sempat mengunggah sebuah foto di media sosial pada tanggal 6 Maret untuk mempromosikan konsernya.
"Diet selesai. Sampai jumpa pada tanggal 15 Maret." tulisnya.
Sebelumnya, Choi Wheesung pernah terlibat kasus penyalahgunaan propofol secara ilegal pada tahun 2021.
Ia kemudian dinyatakan bersalah karena menghabiskan 6,5 juta won untuk 12 resep propofol dari bulan September hingga November 2019.
Dan pada bulan Maret dan April 2020 ia ditemukan tak sadarkan diri di kamar mandi setelah mengonsumsi etomidate secara berlebihan atau obat tidur yang mirip dengan propofol. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






