Siap-siap Dapat Trauma Baru, Final Destination Bloodlines Resmi Rilis Trailer Menegangkan

AKURAT JAKARTA - Siap-siap dapat trauma baru, film Final Destination Bloodlines baru saja rilis trailer menegangkan yang buat jantung dag dig dug der.
Film horor supranatural karangan Guy Busick dan Lori Evans Taylor yang disutradarai oleh Zach Lipovsky dan Adam Stein ini digadang-gadang bakal rilis pada 16 Mei mendatang.
Dimana seperti dalam sekuel sebelumnya, Final Destination Bloodlines akan menghadirkan konsep takdir dan kematian seseorang yang tak dapat terhindarkan.
Baca Juga: Nasib Ratusan Murid Eligible Gagal Daftar SNBP Karena Kelalaian Guru
Dalam alur cerita Final Destination Bloodlines, dimulai dengan mimpi buruk yang berulang dari seorang mahasiswi bernama Stefanie.
Seperti kematian dalam runtuhnya menara pada tahun 1960an yang sebenarnya adalah firasat yang diwarisi dari neneknya yang baru saja meninggal.
Ia yang terus dibayangi dengan perasaan was-was itu harus berjuang untuk mencegah kematian.
Agar dirinya bisa mendapatkan kembali garis keturunan keluarganya yang masih hidup.
Adapun setelah 14 tahun vakum, pihak produser akhirnya menyangkan trailer film Final Destination Bloodlines resmi mereka.
Pada tayangan trailernya, produser menampilkan sekilas tentang nasib dari seniman tatto yang mati karena insiden tak terduga.
Pria yang juga menerima layanan tindik itu harus meregang nyawa lantaran sebuah rantai besi yang menyangkut pada hidungnya.
Kejadian semakin menegang usai sebuah bahan kimia tumpah di lantai ruang kerjanya, sementara kipas angin yang menyala menarik rantai yang tersangkut di hidungnya.
Suguhan tayangan khas Final Destination itu menumbuhkan rasa penasaran tersendiri bagi para penggemarnya yang tak sabar dengan lanjutan di tiap ceritanya.
Sementara itu, pihak produser juga telah siap memberikan sentuhan berbeda dari Final Destination sebelumnya.
Yang katanya, plot yang disuguhkan akan jauh lebih kompleks ketimbang film sebelumnya.
Bloodlines juga punya narasi yang lebih misteri dengan adegan kematian yang jauh lebih kreatif dengan didukung visual yang lebih nyata dan mengerikan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









