Jakarta

Agus Ungkap Alasan Sebut Novi Kejam di Podcast Uya Kuya, Warganet: Semakin Gak Respect

Hawa E. Azhari | 29 Oktober 2024, 22:47 WIB
Agus Ungkap Alasan Sebut Novi Kejam di Podcast Uya Kuya, Warganet: Semakin Gak Respect

AKURAT JAKARTA - Setelah sempat mengaku depresi karena kisruh uang donasi penyembuhannya viral, kini Agus Salim kembali muncul ke publik.

Didampingi kuasa hukum Farhat Abbas, Agus Salim kini muncul di Podcast Uya Kuya TV.

Dalam kesempatan itu, Agus Salim kembali mengungkap alasan di balik penyebutan sosok Pratiwi Noviyanthi alias Novi sebagai orang yang kejam terhadapnya.

Baca Juga: Resep Masakan Ikan Patin Asam Pedas, Rasanya Enak dan Menyegarkan, Cocok Jadi Lauk Musim Panas

"Katanya Agus kenapa bilang Mbak Novi kejam? Bukan masalah donasi," ungkap Agus Salim di YouTube Uya Kuya TV.

Agus beralasan, jika dirinya tidak terima apabila pihak keluarganya diekspos masalah penggunaan uang donasi.

"Kan kejamnya Mba Novi mengekspose keluarga Agus lagi, walaupun itu katanya komenan dari netizen Mba Novi," bebernya.

Baca Juga: Dilaporkan Polisi Hingga Dituduh Pemakai Narkoba, Pratiwi Noviyanth Lapang Dada dan Tetap Ingin Bantu Penyembuhan Agus

Agus pun mengaku jika Novi sosok yang baik, namun kejam karena memposting berbagai komentar warganet di media sosialnya.

"Agus selalu anggap mbak Novi baik, tapi kenapa Mba Novi hancurkan kebaikan itu dengan ekspose keluarga Agus," tuturnya.

Tak sedikit yang menyayangkan tindakan Agus yang masih berkata negatif tentang Novi.

Baca Juga: Sinopsis Made in Korea, Drakor Terbaru Hyun Bin dan Jung Woosung yang Tayang Tahun Depan

"Agus guss kenapa masih juga berkata negatif soal mba Novi, dapet apa sih?" tulis seorang warganet

"Percayalah mas semakin Anda banyak bicara, netizen akan semakin tidak respect sama Anda," tambah yang lain.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.