Dijamin Tidak Ada Drama Dengan Mertua! Dewi Yull Lagi Cari Mantu untuk Istri Surya Sahetapy, Syaratnya Siap Untuk Keliling Dunia Bersama

AKURAT JAKARTA - Dewi Yull tengah menggelar sayembara untuk mencari menantu yang siap menjadi istri dari Surya Sahetapy.
Melalui sebuah video yang dibagikan dalam akun TikTok pribadinya, Dewi Yull mengaku mendapat sebuah video dari sang putra, Surya Sahetapy.
Dalam video yang dibagikan itu, Surya mengaku ingin mencari pasangan hidup mengingat usianya yang sudah 30 tahun.
Ia pun memberikan tiga syarat yang harus dipenuhi oleh calon istrinya nanti.
"Hai, umur saya sekarang berapa ya? sudah tiga puluh tahun. Sudah saatnya memikirkan pasangan hidup. Nah, ada tiga syarat yang mau menjadi pasangan hidup saya. Pertama: menghormati keluarga, Kedua: menguasai bahasa isyarat, Ketiga: Siap keliling dunia bersama," kata Surya dalam video yang dibagikan.
Bagi Anda yang berminat, Dewi Yull pun menjelaskan untuk langsung menghubungi Surya melalui DM Instagram @suryasahetapy.
"Bisa langsung DM Instagram surya ya," kata Dewi Yull
Unggahan itupun lantas menuai beragam komentar dari Netizen yang merasa tertarik.
"Ayo daftar, dijamin nggak ada drama sama mertua," kata seorang Netizen.
Netizen lainnya pun nampak mengeluhkan karena belum bisa bahasa isyarat.
"Tunggu bund, aku belejar bahasa isyarat dulu," kata yang lainnya
"Aku mau, tapi belum pernah belajar bahasa isyarat," tambah Netizen lain.
Dewi Yull sendiri dikenal sebagai mertua idaman karena kerap membagikan momen kebersamaannya dengan sang menantu, Merdianti Octavia.
Diketahui Panji Surya Putra Sahetapy atau yang akrab disapa Surya Sahetapy baru saja lulus S2 dan merupakan satu-satunya tuna rungu asal Indonesia yang lulus di Rochester Institute of Technology.
Surya adalah anak ketiga dari pasangan Dewi Yull dan Ray Sahetapy, dimana divonis tuli sejak lahir.
Namun demikian Surya dikenal sebagai sosok yang penuh prestasi dimana ia beberapa kali jadi perwakilan Indonesia di kompetisi dan kongres tingkat dunia.
Pada Oktober 2013 lalu, Surya mendapat peringkat ketiga dalam kompetisi Global IT for Youth with Disabilities di Bangkok, Thailand.
Ia juga pernah jadi pembicara di VII World Congress of The World Federation of The Deaf di Istanbul, Turki dan pernah berkunjung ke markas NASA di Amerika Serikat sebagai delegasi tunarungu Indonesia.
Pada tahun 2018, Presiden Joko Widodo merekrut Surya Sahetapy sebagai salah satu staf khusus kepresidenan.
Namun disaat bersamaan ternyata Surya meraih beasiswa studi di Amerika Serikat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









