5 Cara Ampuh Cegah Demensia dari Usia 40-an Tahun

AKURAT JAKARTA - Tidak ada kata terlalu cepat atau lambat untuk mulai melindungi otak Anda dari gejala Demensia.
Pelitian yang dipublikasikan di Lancet menunjukkan bahwa ada cara untuk meningkatkan kesehatan otak Anda di usia 40-an.
Langkah-langkah ini mencakup kebiasaan gaya hidup sehat seperti aktivitas fisik secara teratur, menjaga pikiran tetap aktif, menjaga hubungan sosial, dan mengurangi stres.
Dikutip dari EatingWell, berikut cara efektif cegah demensia di usia 40-an.
1. Konsumi makanan sehat
Mengonsumsi makanan yang kaya akan sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, dan protein rendah lemak dapat membantu menjaga fungsi kognitif dan mendukung kesehatan otak seiring bertambahnya usia .
Menurut National Institutes of Health, menerapkan diet MIND (Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay) dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer (salah satu bentuk demensia) hingga 53% dan dikaitkan dengan “perlambatan signifikan penurunan fungsi kognitif.”
“Usia 40-an adalah waktu yang krusial untuk memastikan Anda menutrisi otak, terutama karena Alzheimer dimulai 20 tahun lebih sebelum hilangnya ingatan dan gejala lainnya muncul,” kata Maggie Moon, MS, RD , spesialis nutrisi kesehatan otak dan penulis The MIND Diet: 2nd Edition .
2. Lakukan Aktivitas Fisik Secara Teratur
Aktivitas fisik yang teratur sangat penting untuk kesehatan otak dan pencegahan demensia.
"Latihan fisik dan tetap aktif mendorong pelepasan BDNF (faktor neurotropik yang berasal dari otak) dan faktor neurotropik lainnya, yang dapat meningkatkan neuroplastisitas di otak. Latihan aerobik juga meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan meningkatkan aliran darah ke otak," kata Amy Reichelt, Ph.D. , seorang ahli saraf gizi dan peneliti di University of Adelaide.
Berusahalah untuk melakukan setidaknya 150 menit latihan intensitas sedang atau 75 menit latihan berat setiap minggu untuk mendukung kesehatan mental dan fungsi kognitif Anda.
3. Merangsang Otak Anda
Menjaga otak tetap aktif melalui stimulasi mental dapat membantu melindungi dari demensia.
Membaca, memecahkan teka-teki, atau mempelajari keterampilan baru dapat menantang otak dan membuatnya tetap berfungsi dengan lancar.
“Melibatkan otak dapat dilakukan secara mental atau fisik, seperti bermain permainan kata atau belajar menari,” kata Moon.
4. Jaga Hubungan Sosial
Menurut Alzheimer's Association, hubungan sosial yang kuat dan interaksi sosial yang teratur bermanfaat bagi kesehatan kognitif dan dapat menurunkan risiko demensia.
“Manusia adalah makhluk sosial, dan interaksi sosial memberi kita latihan mental yang merangsang kapasitas kognitif otak kita melalui ide-ide baru dan dukungan, serta membantu meningkatkan suasana hati dan menciptakan rasa memiliki tujuan,” jelas Reichelt.
5. Tidur Berkualitas
Bukan rahasia lagi bahwa mendapatkan tidur berkualitas yang cukup sangat penting untuk hampir setiap aspek kesehatan Anda, dan fungsi kognitif tidak terkecuali.
NIH melaporkan bahwa orang dewasa berusia 50-an dan 60-an yang tidur enam jam atau kurang rata-rata memiliki risiko 30% lebih tinggi terkena demensia di kemudian hari dibandingkan dengan mereka yang tidur tujuh jam atau lebih .
Baca Juga: Link Live Streaming Genoa vs Inter Milan: Laga Pembuka Liga Italia 2024/2025!
“Tidur merupakan periode pemulihan utama bagi otak, karena pada masa inilah otak memproses dan mengonsolidasikan informasi yang diperoleh sepanjang hari,” jelas Reichelt.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya


