Kebotakan Pada Rambut Pria Dimulai dari Bagian Depan, Begini Alasannya!

AKURAT JAKARTA - Tak sedikit orang yang mengalami masalah kebotakan pada rambutnya, terutama bagi pria. Nah, kebotakan rambut yang dialami oleh pria ini paling sering terjadi di bagian depan kepala.
Hal inilah yang membuat banyak orang bertanya-tanya, kenapa sebagian besar kebotakan rambut yang dialami pria ini dimulai dari bagian depan kepala mereka.
Untuk memahami tentang masalah kebotakan rambut pada pria ini, kamu harus tahu lebih dalam proses kebotakan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Baca Juga: 5 Seleb Ini Atasi Kebotakan dengan Gelontorkan Uang Puluhan Juta untuk Transplantasi Rambut
Menurut dr. Nur Anindhawati, Sp. BP-RE, seorang ahli bedah plastik dan rekonstruksi, rambut di kepala manusia terbagi dalam beberapa area, yaitu area frontal, crown, dan vital.
Nah, area frontal ini merupakan bagian depan kepala yang sering kali menjadi tempat pertama munculnya tanda-tanda kebotakan, khususnya pada pria. Hal ini disebabkan oleh dihormonihidrotestosteron (DHT) yang lebih dominan di area ini.
"DHT adalah turunan dari hormon testosteron yang memiliki peran besar dalam proses kebotakan. Di area frontal, folikel rambut lebih sensitif terhadap DHT, yang menyebabkan folikel tersebut menyusut dan akhirnya berhenti memproduksi rambut baru," jelas dr. Nur di Hair Transplantation Gathering oleh The Clinic Beautylosophy, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari laman Kompas.
Baca Juga: Kenali 8 Penyebab Rambut Rontok Ini, Sebelum Terjadi Kebotakan
Sebaliknya, area vital adalah bagian kepala yang tidak terpengaruh oleh DHT. Inilah mengapa rambut di area ini tetap tumbuh dengan sehat meskipun bagian lain dari kepala mengalami kebotakan. Area vital ini umumnya terletak di bagian belakang dan samping kepala.
Karena itu, mengetahui penyebab dan proses kebotakan ini penting agar kita bisa mengambil langkah yang paling tepat untuk perawatan rambut. Meskipun kebotakan rambut sudah menjadi hal yang wajar seiring bertambahnya usia.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026


