Jakarta

Sebelum Tewas, Saksi Sebut Salah Satu Korban Pesawat Jatuh di BSD Sempat Minta Pertolongan

aditia | 20 Mei 2024, 11:30 WIB
Sebelum Tewas, Saksi Sebut Salah Satu Korban Pesawat Jatuh di BSD Sempat Minta Pertolongan

AKURAT JAKARTA - Saksi mata dalam peristiwa pesawat jatuh di BSD, Tangerang Selatan (Tangsel) mengatakan jika salah satu korban sempat minta tolong sebelum akhirnya tewas.

Insiden pesawat jatuh di Lapangan Sunburst, BSD, Serpong, Tangsel ini terjadi pada Minggu (19/5/2024).

Sebelum akhirnya tewas, salah satu korban pesawat jatuh di BSD tersebut sempat berteriak meminta pertolongan.

Ali (65), salah satu saksi melihat korban yang terpental dari pesawat berteriak minta tolong.

Baca Juga: Pesawat Jatuh di BSD Hancur Lebur, Hanya Menyisakan Bagian Buntut

"Ada korban satu udah terpental. Saya cek lagi ke dalam (pesawat) ada dua orang, yang satu (orang) sempat minta tolong," kata Ali.

Ali mengatakan jika salah satu korban yang terpental tersebut berjarak sekitar 3 meter dari pesawat.

Korban itulah yang masih hidup dan minta pertolongan sebelum akhirnya tewas.

"Ya (satu orang masih sempat hidup), dia sempat minta tolong. Bilang minta tolong," lanjutnya.

Baca Juga: Dua Korban Tewas Pesawat yang Jatuh di BSD Telah Berhasil Diidentifikasi

Korban tersebut terlempar sekitar 3 meter dari badan pesawat yang hancur dalam keadaan luka-luka.

Ali menyebutkan jika korban tersebut mengalami luka di bagian kepala dan kaki.

Sebelumnya, sebuah pesawat latih jenis Tecnam P2006T jatuh di Lapangan Sunburst, Jalan BSD Grand Boulevard, Serpong, Tangerang Selatan.

Peristiwa jatuhnya pesawat latih di BSD tersebut terjadi pada Minggu (19/5/2024) siang.

Tiga awak pesawat meninggal dunia. Mereka adalah Pulu Darmawan (pilot), Suanda (Copilot), dan Farid Ahmad (Engineer).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.