Kecelakaan Maut Mobil Tabrak Motor, Mahasiwi Tewas, Sopir Warga Asing Malah Marah-marah

AKURAT JAKARTA – Kecelakaan maut melibatkan perempuan Warga Negara Asing (WNA) asal Cina yang menewaskan seorang perempuan.
Kecelakaan terjadi pada Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 22.15 WIB di Jalan Abdulrahmansaleh, dekat Burjo Kota 02, Kecamatan Semarang Barat.
Kecelakaan tersebut melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan satu pengendara motor meninggal dunia.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Rawamangun Jakarta Timur, Pajero Tabrak Motor, 2 Korban Tewas di TKP
Pengemudi mobil, yang diidentifikasi bernama Wu Lili, diduga mengemudi dalam pengaruh minuman keras dan sempat mengamuk pasca-kejadian.
Kepala Sub-Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita, membenarkan peristiwa ini.
Kronologi kecelakaan bermula ketika mobil Hyundai Creta Trend warna putih yang dikemudikan Wu Lili melaju dari arah selatan (Jalan Suratmo) menuju utara (Jalan Kalibanteng).
Baca Juga: Akhir Pekan Berdarah, Kecelakaan Maut 13 Kendaraan di Karawang, 2 Korban Tewas
Diduga berkendara dalam pengaruh minuman beralkohol dan tidak berkonsentrasi, mobil WNA tersebut oleng ke kanan.
Mobil kemudian menabrak dua sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan, yaitu motor Honda Beat warna hitam dan motor Honda PCX merah.
Iptu Novita menyebut, kecelakaan tersebut menimbulkan korban jiwa. Pengendara motor Beat, yang bernama Putri DT (23) asal Kecamatan Barat, meninggal dunia setelah mengalami luka parah pada dada dan meninggal dalam perawatan di RS Samsoe Hidajat, Kota Semarang.
Sementara itu, pengendara PCX bernama Mei RD (18) juga menjadi korban dalam insiden tersebut.
Setelah kejadian, video yang menampilkan Wu Lili mengamuk dan terlibat cekcok, termasuk dengan pengemudi ojek daring, sempat viral di media sosial. Wu Lili dilaporkan menolak dibawa oleh aparat kepolisian.
Terkait aksi mengamuk tersebut, kepolisian menyatakan masih mendalami motivasi di balik sikap Wu Lili.
Saat ini, pengemudi mobil WNA asal Cina tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini kini ditangani oleh Satlantas Polrestabes Semarang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







