Jakarta

Sejarah Orang Belanda Mengatasi Permasalahan Banjir yang Selalu Melanda Jakarta

aditia | 15 Maret 2024, 10:55 WIB
Sejarah Orang Belanda Mengatasi Permasalahan Banjir yang Selalu Melanda Jakarta

AKURAT.CO - Dalam sejarah tercatat jika banjir Jakarta yang sudah ada sejak Kerajaan Tarumanegara. Hal ini membuat orang Belanda yang menjajah kala itu mencoba mengatasi permasalahan tersebut.

Adapun permasalahan yang membuat Jakarta banjir adalah karakteristik wilayah yang meman rawan.

Permasalahan itu kemudian membuat Raja Purnawarman memerintahkan untuk membangun bendungan sebagai cara mencegah banjir.

Hingga era penjajahan Belanda, mereka mencoba mengatasi permasalahan banjir seperti dengan negeri asalnya.

Baca Juga: Jumat Pagi, BPBD DKI Jakarta Catat Beberapa RT Masih Terendam Banjir

Ketika orang Belanda tiba di Pelabuhan Sunda Kelapa, mereka sudah paham karakter wilayah Jakarta.

Kota Jakarta yang saat itu bernama Jayakarta mirip dengan Belanda yang berada di bawah garis permukaan laut.

Orang Belanda yang melihat permasalahan itu kemudian mencoba merekayasa sistem irigasi dan kanal.

Pemimpin Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) kala itu, Jan Pieterszoon Coen memilih Jayakarta sebagai pusat kegiatan.

Baca Juga: Terdampak Bencana Banjir, 16 TPS di Tangerang Selatan, Pemungutan Suara Susulan Dilaksanakan Besok Minggu

Coen kemudian mendatangkan arsitek Belanda bernama Simon Stevin untuk merancang kota dengan sistem kanal seperti negeri asalnya.

Caranya adalah dengan merekayasa kota dengan banyak sungai, seperti menambah kanal. Tujuannya adalah luapan air bisa menyebar. Usaha tersebut berhasil hingga tahun 1630-an.

Pada tahun 1696, Gunung Salak meletus dan menyebabkan banjir besar. Materialnya terbawa arus sungai hingga ke Batavia (Perubahan nama Jakarta dari Jayakarta). Akibatnya garis pantai bertambah 15 kilometer dalam setahun karena endapan lumpur.

Masalah itu kemudian diselesaikan dengan mengeruk lumpur, menggali sungai yang dangkal, dan pembersihan kanal dari sampah industri.

Baca Juga: Dalam Sejarah, Rakyat Indonesia Pernah Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan Ketika Agresi Militer Belanda I Terjadi

Pada saat itu, VOC bahkan memiliki lembaga dengan nama Heemraden yang mengurusi infrastruktur terkait air di wilayah Batavia saja.

Akan tetapi jelang berakhirnya VOC di awal tahun 1700-an, Kota Batavia jadi tidak terurus. Pengelolaan pengairan kemudian menjadi terbengkalai.

VOC sendiri telah berhasil mengatasi permasalahan banjir di Batavia meski hanya demi melindungi pemukiman orang-orang Belanda.

Baca Juga: Tidak Dilakukan di Era Nabi Muhammad SAW, Begini Sejarah Sholat Tarawih Berjamaah di Bulan Ramadhan

Kemudian di awal abad ke-20, upaya mengatasi masalah banjir kembali dilakukan. Insinyur bernama Herman van Breen didatangkan untuk membuat perencanaan.

Herman van Breen kemudian membuat dua banjir kanal, yakni Banjir Kanal Barat dan Banjir Kanal Timur.

Akan tetapi, hingga kini, permasalahan banjir yang melanda Jakarta tetap tak bisa dihindari setiap tahunnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.