Jakarta

Komnas Perempuan Apresiasi Debat Capres yang Bahas Terkait Isu Perempuan

Muchammad Awan Wicaksono | 5 Februari 2024, 16:17 WIB
Komnas Perempuan Apresiasi Debat Capres yang Bahas Terkait Isu Perempuan

AKURAT JAKARTA - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) angkat bicara terkait Debat Capres Kelima.

Komnas Perempuan mengapresiasi pada Debat Capres Kelima yang membahas isu terkait perempuan.

"Kehadiran perempuan itu penting. Dia bukan sekedar menjadi isu tempelan karena mungkin dianggap tidak terlalu mempunyai bargaining yang baik, sehingga bagi kami, capres/cawapres yang bisa membincangkan isu perempuan itu sudah merupakan langkah yang cukup baik," kata Wakil Ketua Komnas Perempuan Olivia Salampessy, dilansir dari antaranews.com.

Olivia mengatakan bahwa budaya patriarki di masyarakat masih kental.

Baca Juga: DEBAT CAPRES, Program Unggulan dari Prabowo Subianto, Akan Bangun 3 Juta Rumah

Hal ini malah membuat seolah-olah politik hanya merupakan ranah dari laki-laki saja.

Menurutnya, ada tokoh perempuan yang berhasil kepemimpinannya dalam bidang politik.

Adapun tokoh perempuan tersebut adalah Jacinda Ardern (Selandia Baru), Tsai Ing Wen (Taiwan), dan Angela Merkel (Jerman).

Perdebatan mengapa perempuan harus ada di politik seharusnya jadi refleksi.

Baca Juga: Gibran Tak Lagi Gunakan Kostum Anime Naruto Dalam Debat Capres dan Cawapres Putaran Terakhir 2024

Hal itu untuk mendorong wakil perempuan tampil dalam panggung perpolitikan Indonesia.

"Bagaimana seharusnya perempuan itu hadir di ruang publik, khususnya di politik, isunya bagaimana menyejahterakan perempuan secara khusus maupun masyarakat secara umum," kata Olivia Salampessy.

Menurut data Indeks Ketimpangan Gender Global tahun 2023, Indonesia berada di posisi 87 dari 146 negara dengan nilai 0,697 dari skala 0-1.

"Mempertahankan skor yang sama yaitu 0,697 di tahun 2022 dengan peringkat ke 92," kata Olivia Salampessy.

Skor Indonesia ini terbebani oleh indeks pemberdayaan perempuan di bidang politik yang rendah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.