Jakarta

Demi Keamanan Jelang Debat Kelima Capres, Polisi Berkuda dan Anjing Pelacak Dikerahkan

Muchammad Awan Wicaksono | 4 Februari 2024, 17:36 WIB
Demi Keamanan Jelang Debat Kelima Capres, Polisi Berkuda dan Anjing Pelacak Dikerahkan

AKURAT JAKARTA - Menjelang Debat Kelima Capres pada Pemilu 2024, Polisi Berkuda dan anjing pelacak diturunkan.

Penurunan personil polisi tersebut dilakukan untuk mengamankan debat terakhir capres pada Pemilu 2024.

Debat Capres Kelima ini dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat.

"Iya kita menempatkan empat polisi berkuda di ring dua, yaitu sekitar lobi dan pintu masuk JCC untuk keamanan selama debat sampai selesai," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dilansir dari antaranews.com.

Baca Juga: Jelang Debat Kelima Capres Pemilu 2024, Prabowo: Takut Dikasih Nilai Rendah Lagi

Adapun empat kuda yang ditunggangi polisi aka berada di sekeliling kawasan JCC.

Selain itu, pasukan gabungan dari TNI, Polri, dan Pengamanan Dalam (Pamdal) KPU serta Pemprov DKI Jakarta juga berjaga di ring satu.

Puluhan personel bersepeda motor dari Polri juga akan dikerahkan di kawasan JCC, tepatnya di ring tiga.

"Semua pasukan mulai berkuda, pasukan motor, bahkan beberapa anjing pelacak juga dikerahkan untuk memperkuat keamanan dan menyisir barang bawaan untuk mencegah kehadiran narkotika maupun bahan peledak," jelas Susatyo.

deBaca Juga: Debat Terakhir Capres 2024 Disiarkan di TV Apa? Simak di Sini Lengkap dengan Daftar Link Live Streaming

Adapun sejak pukul 16.15 WIB, pihak polisi sudah mulai melakukan penjagaan di pintu masuk serta akses masuk kendaraan.

Di ring dua juga disiapkan massa dari pasangan calon untuk berkumpul memberikan dukungan.

"Pola pengamanan hari ini sudah kami persiapkan jauh-jauh hari. Kami bagi jadi tiga ring. Kita juga mengevaluasi pola pengamanan dari debat sebelumnya, sehingga pengamanan hari ini jauh lebih baik," kata Susatyo.

Sebanyak 2.992 personel gabungan dihadirkan untuk mengamankan debat capres kelima nanti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.