Tak Mau Koleksi Baju Mahal? Ternyata Begini Konsep Raffi Ahmad Terkait Fashion

AKURAT JAKARTA - Sosok Raffi Ahmad merupakan artis dan presenter yang memiliki personal branding luar biasa.
Ia memiliki jumlah kekayaan yang fantastis hingga membuat Raffi Ahmad dikenal dengan sebutan Sultan Andara.
Meski demikian, ada hal unik yang patut ditiru dari caranya membeli baju.
Dilansir dari akun Instagram @rumpi_gosip, Raffi Ahmad memiliki alasan kuat terkait konsepnya membeli baju mahal.
Baca Juga: Raffi Ahmad Bercerita Pernah Dipenjara Gara-gara Narkoba, Begini Respons Rafathar
Raffi Ahmad mengungkapkan jika badan dan tubuhnya harganya lebih mahal dari baju.
"Kenapa gue harus membeli baju Rp 50 juta, sepatu 20 juta gini-gini," ungkap Raffi Ahmad.
"Harus terlihat keren menggunakan baju itu, karena itu badan kita," katanya.
"Gue lebih mahal man daripada brand itu, itu maksudnya harga diri gue," sambungnya.
Baca Juga: Rafathar Ngamuk Hingga Bikin Pintu Rusak, Raffi Ahmad: Jangan Marah Sayang
"Maksudnya badan gue lebih mahal dari harga baju itu," lanjutnya.
Ia mengungkapkan jika sangat menghargai fashion, namun tak memaksa untuk membeli pakaian yang mahal.
Netizen yang melihat tayangan video itu sontak saja menuai pro dan kontra.
"Dikta lebih sederhana dan apa adanya, gak kemakan gengsi ato apalah. Respect ama Dikta," tulis netizen.
"Kalo sekelas Raffi Ahmad pake baju kaos 100 ribu dapet 3 juga pasti dikira mahal. Itu namanya personal branding. Kalo gue make baju 100 ribu dapet 3 dibilang miskin," tulis netizen lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





