Jakarta

Daftar Produk Israel di Indonesia? Seruan Boikot Terus Meluas Kecam Kekerasan di Gaza

Ainun Kusumaningrum | 2 November 2023, 10:48 WIB
Daftar Produk Israel di Indonesia? Seruan Boikot Terus Meluas Kecam Kekerasan di Gaza

AKURAT JAKARTA - Daftar produk Israel di Indonesia, menjadi target seruan boikot selain produk pro Israel yang sudah beredar. 

Boikot Israel bertujuan memberikan sinyal bahwa mereka tidak setuju dengan kebijakan Israel yang melanggar HAM atau hak asasi manusia.

Inisiasi Gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) berasal dari Palestina yang mengajak negara-negara Muslim untuk memboikot produk-produk Israel atau yang mendukung Israel.

Baca Juga: EMAK-EMAK! Nih 5 Produk Kosmetik Asal Israel, Seruan Boikot Terus Menggema

Tujuannya adalah untuk mengecam kekerasan Israel terhadap warga sipil Palestina di Gaza.

Berikut daftar 11 produk asal Israel dijual di Indonesia:

1. SodaStream - Mesin soda rumahan

2. Ahava - Produk perawatan kulit dari Laut Mati

3. Rummikub - Game mobile kartu

Baca Juga: Lintas Agama Merapat! Aksi Bela Palestina Digelar di Monas Minggu 5 November Ini, Tunjukkan Solidaritasmu!

4. Waze - Aplikasi navigasi

5. Medjool Dates - Kurma Medjool

6. Plarium Games - Pengembang game mobile

7. Check Point Software - Keamanan siber

8. Taf Toys - Perlengkapan bayi seperti gendongan, kereta bayi, dan mainan bayi

Baca Juga: Resep Asinan Nanas, Mudah Rasanya Bikin Mata Merem Melek

9. Teva Pharmaceutical Industries - Menjual dan memproduksi obat-obatan genetic

10. Edushape - Permainan edukasi anak

11. OrCam Technologies - Alat bantu untuk orang buta atau gangguan penglihatan

Indonesia Kecam Tindak Kekerasan di Gaza

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan, Indonesia mengecam keras tindak kekerasan yang terjadi di Gaza.

"Indonesia mengutuk serangan Israel terhadap Rumah Sakit Al-Ahli (Baptist). Ini jelas pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional," kata Jokowi dalam pesan video.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.