EMAK-EMAK! Nih 5 Produk Kosmetik Asal Israel, Seruan Boikot Terus Menggema

AKURAT JAKARTA - Untuk emak-emak, berikut produk kosmetik asal Israel. Seruan boikot produk Israel terus menggema.
Aksi boikot memberikan sinyal bahwa mereka tidak setuju dengan kebijakan Israel yang melanggar HAM atau hak asasi manusia.
Inisiasi Gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) ini berasal dari Palestina yang mengajak negara-negara Muslim memboikot produk-produk Israel atau yang mendukung Israel.
Baca Juga: Produk Israel Apa Saja yang Dijual di Indonesia? Seruan Boikot Terus Menggaung
Tujuannya adalah untuk mengecam kekerasan Israel terhadap warga sipil Palestina di Gaza.
Dikutip berbagai sumber, berikut daftar 5 produk kosmetik asal Israel:
1. Ahava
Ahava pertama kali didirikan pada tahun 1988. Mineral laut mati alami ini digunakan dalam produk kecantikan untuk meningkatkan penampilan dan kesehatan kulit.
Baca Juga: Konser NOAH di Jakarta, Catat Tanggal dan Lokasinya, Harga Tiket Mulai Rp 500 Ribu
Produk Ahava juga tersebar di Israel, Hongaria, Korea Selatan, Jerman, Singapura, dan Filipina.
2. Sabon
Sabon didirikan di Israel pada tahun 1997 dan awalnya berlokasi di Jalan Shenkin di Tel Aviv. Saat ini, lokasinya telah berkembang menjadi berbagai lokasi di Haifa dan Israel Utara, Tel Aviv, Yerusalem, Israel Selatan, dan Hasharon.
3. Lavido
Lavido menjadi salah satu produk kecantikan Israel. Dibuat di Israel dan diekspor ke berbagai negara melalui distributor seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Polandia, dan Belanda.
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling Jakarta, Kamis 2 November 2023
Ido Magal, pendiri Lavido, adalah ahli kimia tanaman. Sejak kecil, dia tinggal di kebun organik neneknya dan menyukai belajar tentang kimia tanaman dan herbal.
Untuk belajar dan mempraktekkan pengobatan herbal, dia mulai bertani di tanahnya di Lembah Jezreel, Galilea, Israel.
4. Christina Cosmetic
Christina Cosmeceuticals adalah merek skincare lainnya yang didirikan pada tahun 1982 dan tersedia di lebih dari 55 negara di seluruh dunia.
Krim pemulihan untuk area mata yang dapat mengubah penampilan sepenuhnya ini adalah produk Israel yang populer. Christina juga mendapatkan penghargaan sebagai "Kosmetik Ramah Lingkungan Terbaik."
5. Dr Fischer
Krim perawatan Dr. Fischer menggunakan bahan-bahan alami, dan pemiliknya bernama Fischer.
Dia bersama sang istri Dvora dulu menyewa sebuah pabrik di Bnai Brak, dekat Tel Aviv dan lahirlah produk Fischer Pharmaceuticals atau Dr.Fischer.
Saat ini perusahaan tersebut mempekerjakan lebih dari 700 orang dan mengekspor produknya ke 30 negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







