Menteri BUMN Erick Thohir Buat Surat Keterangan Tidak Pernah Dipidana, Banyak Nama Besar Lainnya

AKURAT JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengajukan surat keterangan tidak pernah dipidana (SKCK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
Nama besar lainnya juga sama seperti Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Muhaimin Iskandar,
Pejabat Humas PN Jaksel, Djuyamto, mengonfirmasi bahwa surat permohonan surat keterangan tidak pernah dipidana (SKCK) telah diterbitkan oleh pengadilan tersebut.
Baca Juga: Resmi Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Mahfud MD Didukung Ikatan Keluarga Madura, Ini Alasannya
"Memang benar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah mengeluarkan beberapa surat keterangan tidak pernah dipidana atas nama pemohon Yusril Ihza Mahendra, Erick Thohir, Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar," ujarnya kepada wartawan pada hari Rabu.
Djuyamto menjelaskan bahwa surat-surat ini diperlukan sebagai salah satu syarat pendaftaran dalam pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang.
"Keperluannya di dalam surat permohonan disebutkan untuk keperluan persyaratan pendaftaran Pilpres," jelasnya.
Baca Juga: Alasan Jokowi Tidak Hadir di Pengumuman Mahfud MD sebagai Cawapres Ganjar
Namun, hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi terkait kandidat presiden dan calon wakil presiden dari koalisi politik tertentu.
Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyebut bahwa calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres menguat ke empat nama.
Keempat nama tersebut adalah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Herzaky menyatakan bahwa Prabowo akan meminta masukan dan mendengarkan pandangan dari pimpinan tiap partai politik anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) sebelum memutuskan cawapresnya.
"Tentu saja, kami dari Partai Demokrat juga akan memberikan pertimbangan dan masukan ketika hal tersebut diminta," ujarnya.
Namun, Herzaky menekankan bahwa Partai Demokrat akan sepenuhnya mendukung keputusan yang akan diambil oleh Prabowo terkait calon wakil presiden.
Ia berharap calon wakil presiden yang dipilih nantinya adalah individu yang tepat dan mampu membawa kemenangan bagi Koalisi Indonesia Maju.
Saat ini, masyarakat dan pihak-pihak terkait sedang menantikan perkembangan lebih lanjut terkait Pilpres 2024 dan calon yang akan bertarung dalam kontestasi politik tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




