Jakarta

Angin Tak Lagi Tiup Asap Karhutla ke Pulau Jawa, Wagub Rano: Kita Tetap Siagakan Water Mist dan Puskesmas

M Rahman Akurat | 18 Oktober 2026, 10:42 WIB
Angin Tak Lagi Tiup Asap Karhutla ke Pulau Jawa, Wagub Rano: Kita Tetap Siagakan Water Mist dan Puskesmas
Ilustrasi - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan.

AKURAT JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan bahwa arah angin saat ini sudah tidak lagi bertiup ke arah Pulau Jawa di tengah kekhawatiran potensi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan.

Meski indikasi penurunan dampak asap mulai terlihat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan tetap bersiaga dengan menyiapkan sejumlah langkah antisipasi medis dan lingkungan.

Berdasarkan data dan laporan terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatisme, dan Geofisika (BMKG), pergerakan angin yang membawa partikel asap dilaporkan telah bergeser.

Baca Juga: Jetour T2 i-DM Resmi Diperkenalkan dengan Fitur Kepraktisan Modern dan Kabin Premium, Pengalaman Berkendara Jauh Kini Lebih Nyaman

"Memang kita berasap tapi memang belum pada masuk atmosfer ke bawah. Semalam juga saya mendengar dari BMKG bahwa angin sudah tidak bertiup ke Jawa. Ini mengindikasikan akan terjadi penurunan," ujar Rano Karno saat memberikan keterangan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (18/10/2026).

Langkah Antisipasi Pemprov DKI: Water Mist dan Modifikasi Cuaca

Rano menjelaskan bahwa meskipun kabut asap karhutla belum masuk ke lapisan bawah atmosfer Jakarta, kualitas udara tetap menjadi prioritas utama.

Pemprov DKI Jakarta enggan kecolongan dan memilih untuk tetap mengaktifkan protokol mitigasi polusi.

Salah satu upaya yang akan kembali digalakkan adalah penyemprotan menggunakan teknologi water mist dari gedung-gedung tinggi serta melanjutkan operasi modifikasi cuaca.

"Kita akan melakukan water mist lagi, itu salah satu, bukan satu-satunya cara, minimal bisa meredam kabut polusi segala macam. Dan kita tetap melakukan modifikasi cuaca," tambahnya.

Baca Juga: Resmi! Pemerintah Undur Kewajiban Sertifikat Halal hingga Oktober 2028, Ini Rincian Aturan Terbarunya

Faskes dan Puskesmas Siaga Antisipasi ISPA

Selain intervensi teknologi lingkungan, kesiapan sektor kesehatan juga menjadi sorotan.

Rano Karno memaparkan bahwa Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta untuk berada dalam posisi siap siaga.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan kasus gangguan pernapasan pada masyarakat.

"Pak Gubernur sudah memerintahkan minimal kita mengantisipasi, semua rumah sakit, Puskesmas harus siap kalau memang terjadi ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) segala macam," tegasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.