Jakarta

Usai Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Gubernur Pramono Pastikan PJJ Berakhir Hari Ini

Laode Akbar | 9 September 2026, 07:57 WIB
Usai Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Gubernur Pramono Pastikan PJJ Berakhir Hari Ini
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah Jakarta akan kembali berlangsung secara normal pada besok, Rabu (9/9/2026).

Hal ini dilakukan setelah pihaknya menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Pramono mengatakan telah meminta Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, untuk segera menerbitkan surat edaran terkait kembalinya kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Baca Juga: Bandingkan dengan KDM, Legislator Golkar Ramly HI Minta Pramono Cek Langsung TPS Ilegal

"Untuk PJJ, besok sekolah normal kembali. Tadi saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mengeluarkan SE," kata Pramono di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026).

Menurut Pramono, salah satu pertimbangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengakhiri kebijakan PJJ adalah kondisi penerbangan yang mulai kembali berjalan normal.

"Berbagai alasan, salah satunya adalah karena memang penerbangan sendiri itu sebagai salah satu parameter sekarang sudah berjalan dengan normal," ujarnya.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta masih terus melakukan upaya untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, salah satunya melalui operasi modifikasi cuaca (OMC).

Pramono mengungkapkan, pesawat Cessna Caravan telah diterbangkan untuk melakukan penyemaian awan sebanyak lima kali sorti. Namun, upaya tersebut masih menghadapi kendala akibat kondisi awan yang belum mendukung.

"Sebenarnya hari ini kita sudah menerbangkan pesawat Cessna sebanyak lima sorti, tetapi memang awannya itu masih enggak cukup," ungkap Pramono.

Sebelumnya, Pramono sempat memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi satuan pendidikan di Jakarta hingga Selasa (8/9/2026).

Kebijakan ini diambil lantaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau masih ditemukan di sejumlah wilayah.

Pramono mengatakan, kondisi abu vulkanik di Jakarta sebenarnya telah mengalami penurunan secara signifikan.

Namun, masih terdapat beberapa daerah yang terdampak sehingga Pemprov DKI memilih memperpanjang PJJ selama satu hari.

"Sekarang ini sebenarnya abu vulkaniknya sudah mengalami penurunan yang luar biasa. Tetapi di beberapa daerah masih ada, dan kami masih memerlukan waktu satu hari untuk memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ ini sampai dengan besok," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y