Jakarta

Pelajar Tewas Akibat Tergelincir di Depan Pasar Kramat Jati, Gubernur Pramono Bakal Tertibkan Pedagang

Laode Akbar | 21 Agustus 2026, 13:30 WIB
Pelajar Tewas Akibat Tergelincir di Depan Pasar Kramat Jati, Gubernur Pramono Bakal Tertibkan Pedagang
Lokasi kecelakaan maut tewaskan pelajar di depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. (@ijoeel)

AKURAT JAKARTA – Kecelakaan maut akibat jalan licin sempat terjadi di Jalan Raya Bogor, depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat itu, HH mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 3122 SDL dari arah utara menuju selatan.

Sesampainya di depan Rumah Makan Kuring, Pasar Induk Kramat Jati, sepeda motor yang dikendarai HH diduga tergelincir.

Baca Juga: Ketua Golkar DKI Ahmed Zaki Nilai Program Kemandirian Energi Bahlil Bantu Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta mengatakan, HH terjatuh ke sebelah kanan.

Pada saat bersamaan, sebuah dump truck Dinas Lingkungan Hidup bernomor polisi B 9728 TOQ melintas. Roda belakang kiri truk yang dikemudikan AS kemudian melindas korban.

Akibat kejadian tersebut, HH mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri, Jakarta Timur.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta pedagang yang berjualan di luar area Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, segera ditertibkan dan diarahkan masuk ke dalam pasar.

Pramono mengatakan, kondisi aktivitas perdagangan di luar pasar dapat mengganggu lalu lintas, terlebih ketika terdapat air yang membuat permukaan jalan licin.

"Yang pertama sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta untuk pedagang yang berada di luar yang bisa mengganggu lalu lintas karena airnya membuat licin dan sebagainya segera diminta untuk masuk ke dalam," kata Pramono, Kamis (20/8/2026).

Menurut Pramono, penertiban pedagang tersebut akan dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur.

Ia juga meminta Perumda Pasar Jaya turut terlibat karena lokasi tersebut merupakan area yang berada dalam pengelolaan Pasar Jaya.

"Dilakukan penertiban untuk itu dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur. Tetapi kemudian karena ini areanya area Pasar Jaya, saya sudah minta kepada Dirut Pasar Jaya juga ikut terlibat dalam hal ini karena bagaimanapun ini enggak boleh terulang kembali," ujarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y