Di Balik Keseruan Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng, Petugas Kebersihan Berjibaku Angkut 3 Truk Sampah

AKURAT JAKARTA – Di balik meriahnya acara nonton bareng (nobar) pertandingan final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (20/7) dini hari, petugas kebersihan harus berjibaku membersihkan tumpukan sampah yang ditinggalkan pengunjung.
Hingga siang hari, sedikitnya tiga truk sampah telah diangkut dari lokasi nobar yang dihadiri hingga 14 ribu warga itu.
Koordinator Petugas Kebersihan Lapangan Banteng, Zaenal, mengatakan timnya telah bersiaga sejak acara berlangsung. Begitu nobar usai, mereka langsung bergerak membersihkan kawasan agar Lapangan Banteng kembali bersih.
"Kita siaga. Siaga setelah acara kita baru bersih-bersih," kata Zaenal saat ditemui Akurat Jakarta di lokasi.
Menurut Zaenal, sampah yang paling banyak ditemukan merupakan sisa makanan dan minuman yang dibawa pengunjung selama mengikuti nobar.
"Iya, paling banyak makan dan minum," tuturnya.
Ia mengungkapkan, proses pembersihan telah dilakukan sejak malam dan masih berlangsung hingga siang hari. Selama proses tersebut, petugas telah mengangkut tiga truk sampah dari kawasan Lapangan Banteng.
"Banyak. Ini kita sudah tiga truk sampah. Ini proses dari semalam, dan ini sekarang sudah mulai kondusif," ucapnya.
Zaenal menuturkan, petugas bahkan mulai mencicil pembersihan saat acara masih berlangsung. Namun, lantaran volume sampah cukup banyak, proses penanganan baru mulai terkendali pada siang hari.
"Ya sekitar subuh lah. Tapi kita dari malam sudah mulai nyicil bersih-bersihin sampah. Tapi ya siang ini kita baru kondusif lah," katanya.
Di bawah terik matahari, petugas kebersihan tetap melanjutkan pekerjaannya. Bagi Zaenal dan rekan-rekannya, memastikan Lapangan Banteng kembali bersih merupakan tanggung jawab yang harus dituntaskan.
"Ya kita nikmatin aja. Yang penting lapangan kita bersih, karena sudah tugas," tuturnya.
Meski sebagian besar sampah telah diangkut, pekerjaan petugas belum selesai. Mereka masih menunggu pembongkaran panggung dan fasilitas acara untuk membersihkan sampah yang kemungkinan masih tertinggal di bawahnya.
"Ya kemungkinan sore ini sudah steril. Kita kan nunggu bongkar-bongkaran ini juga kan, pasti di bawah-bawahnya pasti ada sampah juga. Kita nunggu bongkaran ini, baru kita bersihkan," jelas Zaenal.
Zaenal berharap masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan saat menghadiri kegiatan di ruang publik. Ia mengingatkan bahwa tempat sampah telah disediakan di sejumlah titik sehingga pengunjung tidak perlu membuang sampah sembarangan.
"Ya pesannya itu saja, masalah sampah. Kalau bisa buang sampahnya biar teratur, jangan dibuang di sembarang tempat. Kita kan sudah menyediakan tempat-tempat sampah juga," pungkasnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan Festival Rakyat Bola Gembira dan Nonton Bersama Final Piala Dunia FIFA 2026 di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (19/7/2026) malam hingga Senin (20/7/2026) dini hari.
Acara gratis tersebut dihadiri hampir 14 ribu warga serta melibatkan sekitar 200 tenant usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





