LRT Jakarta Fase 1B Segera Tersambung ke Manggarai, Ini Harapan Warga

AKURAT JAKARTA – Rencana perpanjangan jalur LRT Jakarta Fase 1B dari Velodrome hingga Manggarai mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Sejumlah penumpang menilai kehadiran lintasan baru tersebut akan mempermudah mobilitas warga, terutama dari kawasan Kelapa Gading dan Pegangsaan Dua menuju salah satu simpul transportasi terbesar di Jakarta.
Salah seorang penumpang, Nurma (30), mengaku telah menggunakan LRT Jakarta sejak 2023.
Menurut dia, perpanjangan rute hingga Manggarai menjadi kebutuhan karena akses menuju kawasan tersebut saat ini masih mengharuskan penumpang berganti moda transportasi.
"Kalau dari saya, kan saya dari Pegangsaan Dua. Kalau mau ke Manggarai sekarang agak terbatas. Jadi dengan adanya perpanjangan ini memudahkan kita yang dari daerah Kelapa Gading, Pegangsaan untuk ke sana. Jadi lebih mempercepat, nggak harus transit-transit lagi," ujar Nurma.
Baca Juga: Prediksi Skor Prancis vs Spanyol di Piala Dunia, 15 Juli 2026: Duel Raksasa Penentu Tiket Final
Ia juga berharap kualitas pelayanan LRT Jakarta tetap terjaga meski jumlah penumpang diperkirakan meningkat setelah jalur baru beroperasi.
"Sampai sekarang semua pelayanannya sangat baik, bersih, konsisten, nggak ada penurunan. Tapi mungkin ke depannya kalau sudah sampai Manggarai pasti tambah ramai. Harapannya kualitasnya dipertahankan terus, meskipun yang naik semakin banyak, kebersihannya tetap terjaga," katanya.
Dukungan serupa disampaikan penumpang lainnya, Dimas (26). Menurutnya, perpanjangan LRT Jakarta hingga Manggarai tidak hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga membantu masyarakat menghemat biaya transportasi karena tidak perlu lagi berganti moda.
"Kalau LRT sudah sampai Manggarai, menurut saya lebih hemat. Kita bisa sekali jalan tanpa harus keluar biaya lagi buat naik transportasi lain atau beberapa kali transit. Jadi ongkos perjalanan juga bisa lebih efisien," ujar Dimas.
Ia berharap pengembangan jaringan LRT Jakarta terus dilanjutkan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat transportasi umum yang terintegrasi.
"Semoga rutenya terus diperluas ke daerah lain juga. Kalau aksesnya makin banyak dan biayanya lebih efisien, saya yakin masyarakat akan lebih memilih naik transportasi umum dibanding kendaraan pribadi," katanya.
Baca Juga: Jualan Online Tak Harus Lewat Marketplace, Ini Strategi yang Kini Banyak Dipilih UMKM
Sebagai informasi, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai telah mencapai sekitar 95 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.
Koridor sepanjang 6,4 kilometer tersebut akan menambah lima stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka BPKP, Matraman, Pasar Pramuka, dan Manggarai. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






