Jakarta

Pemkot Depok Usul Tambah 5 Rute Transjabodetabek, Gubernur Pramono: Kami Akan Kaji

Laode Akbar | 6 Juli 2026, 11:20 WIB
Pemkot Depok Usul Tambah 5 Rute Transjabodetabek, Gubernur Pramono: Kami Akan Kaji
Ilustrasi - Bus Transjakarta

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, membuka peluang penambahan lima rute baru Transjabodetabek yang diusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Menurutnya, usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama Pemkot Depok mengingat layanan Transjabodetabek kini telah menjadi kebutuhan masyarakat di kawasan aglomerasi.

"Saya membaca usulan itu. Nanti kami akan diskusikan dengan Pemerintah Depok, tapi yang jelas memang Transjabodetabek ini sekarang sudah menjadi kebutuhan," kata Pramono di kawasan Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga: Gelar Reses Ke-III 2025-2026, Legislator Golkar Andri Santosa Soroti Pemilahan Sampah hingga Perluasan Sekolah Swasta Gratis

Pramono menilai layanan Transjabodetabek terbukti menjadi solusi dalam mengurangi kemacetan, khususnya bagi para komuter yang setiap hari melakukan perjalanan dari kota penyangga menuju Jakarta.

"Dan itu terbukti menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan orang yang pagi hari ke Jakarta maupun sore hari kembali ke kediamannya masing-masing," ujarnya.

Berdasarkan usulan Dinas Perhubungan Kota Depok, lima rute tersebut meliputi empat trayek baru dan satu penyesuaian trayek eksisting.

Empat trayek baru yang diusulkan yakni Shila at Sawangan–Lebak Bulus, Terminal Sawangan–Kuningan, Terminal Depok–Cinere–Blok M, serta Terminal Jatijajar–Terminal Kampung Rambutan.

Sementara satu usulan lainnya adalah penyesuaian rute Universitas Indonesia–Manggarai (D21) yang sebelumnya melayani Terminal Jatijajar–Manggarai.

Pemkot Depok mengusulkan penambahan trayek tersebut untuk mengakomodasi tingginya mobilitas warga menuju Jakarta sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum sebagai upaya mengurangi kemacetan dan ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Sekretaris Dishub Kota Depok, Aan Syurahman, mengatakan usulan rute baru telah diajukan sejak April 2026. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dishub DKI Jakarta dan Transjakarta untuk rencana operasional.

"Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TransJakarta dan Dishub DKI Jakarta. Tujuannya untuk mengembangkan trayek Transjabodetabek agar dapat mempermudah mobilitas warga Depok," ujar Aan dikutip dari situs Pemkot Depok, Rabu (1/7/2026). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y