Soal Proyek 3 PLTSa, Gubernur Pramono: Untung atau Tidak Itu Urusan Lapangan, yang Penting Sampah Beres

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan perhitungan untung rugi proyek pembangunan 3 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) bukan menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Menurut Pramono, yang lebih penting adalah memastikan proyek pengolahan sampah menjadi energi tersebut mampu menyelesaikan persoalan sampah ibu kota yang selama ini mencapai hampir 9.000 ton per hari.
"Nanti apakah untung atau tidak itu urusan lapangan, tetapi yang jelas bahwa Jakarta akan memberikan support sepenuhnya," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga: Gubernur Pramono Tegas Larang Pedagang Gunakan Trotoar untuk Jualan Hewan Kurban
Pramono mengatakan, skema kerja sama dan mekanisme bisnis proyek PLTSa masih dimatangkan bersama Danantara, pelaku usaha, dan Pemprov DKI Jakarta.
"Sebentar lagi akan dirumuskan antara Danantara, pelaku PLTSa yang ada, dan tentunya dengan Pemerintah DKI Jakarta. Tiga pihak itu yang bertanggung jawab untuk memanage persoalan yang menyangkut PLTSa," katanya.
Ia menambahkan, pemerintah pusat telah menerbitkan regulasi yang menetapkan tarif listrik dari PLTSa sebesar 20 sen dolar AS per kWh sebagai referensi keekonomian proyek.
Pemprov DKI, kata politikus PDIP itu, menargetkan pembangunan tiga PLTSa di Bantargebang, Tanjungan, dan Sunter.
Selain itu, Jakarta juga telah memiliki fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan dan Bantar Gebang.
Baca Juga: Bank Jakarta Sosialisasi Program KEJAR di SMAN 28 Jakarta, Siswa Jadi Lebih Paham Cara Kelola Uang
Dengan berbagai fasilitas tersebut, Pramono optimis persoalan sampah Jakarta dapat tertangani secara lebih menyeluruh.
"Mudah-mudahan persoalan Jakarta tentang sampah, neraca sampahnya yang dulu hampir 9.000 ton per hari, insyaallah akan terserap di lapangannya," ucapnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkerjasama dengan Danantara bakal membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di sejumlah lokasi strategis.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa penandatanganan kerja sama dilakukan untuk pembangunan dua fasilitas PLTSa, masing-masing di kawasan Bantargebang, Bekasi dan Tanjungan di Kamal Muara, Jakarta Utara.
"Hari ini Pemerintah DKI Jakarta akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Danantara untuk dua lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah. Satu di Bantargebang dan satunya di Tanjungan, di Kamal Muara," ujar Pramono. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







