Prioritaskan Kenyamanan Warga, Gubernur Pramono Batasi Kapasitas RDF Rorotan Hanya 800 Ton per Hari

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan operasional fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan terus dipantau secara ketat, terutama terkait kapasitas pengolahan sampah harian agar tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat sekitar.
Gubernur Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sebenarnya menargetkan kapasitas pengolahan RDF Rorotan mencapai 1.000 ton sampah per hari. Namun, operasionalnya saat ini masih dibatasi hanya pada kisaran 700 hingga 800 ton per hari.
"Di RDF Rorotan itu dari waktu ke waktu terus dipantau. Kadang kala memang kita menargetkan sekarang ini 1.000 ton. Begitu ambang batasnya terlampaui, maka saya minta untuk diturunkan kembali," ujar Pramono di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (16/3/2026).
Baca Juga: Rumah Terlihat Lebih Menarik, Ini 7 Kombinasi Warna Cat Dinding yang Bisa Kamu Coba
Menurutnya, hal tersebut dilakukan karena faktor penerimaan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam pengoperasian fasilitas pengolahan sampah tersebut.
"Karena bagaimanapun bagi saya yang paling utama adalah masyarakat bisa menerima itu," katanya.
Ia menambahkan, secara umum operasional RDF Rorotan saat ini masih berada dalam batas aman dengan kapasitas pengolahan sekitar 700–800 ton per hari.
Selain itu, persoalan teknis seperti pengangkutan sampah juga disebut sudah mulai tertangani dengan baik.
"Relatif untuk sekarang ini selalu bertahan di angka antara 700 hingga 800 ton. Persoalannya memang salah satunya pengangkutan, dan pengangkutan sudah tertangani dengan baik," jelasnya.
Baca Juga: Gubernur Pramono Targetkan 633 RTLH di Jakarta Masuk Program Bedah Rumah Tahun 2026
Politikus PDIP itu berharap, ke depan RDF Rorotan dapat segera beroperasi secara normal sesuai target kapasitas yang telah ditetapkan, yakni 1.000 ton sampah per hari, sehingga dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah di Jakarta.
"Mudah-mudahan Rorotan segera bisa beroperasi normal dengan kapasitas yang sekarang ini ditargetkan 1.000 ton per hari," pungkasnya.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan bahwa Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Jakarta Utara kembali beroperasi dengan skema bertahap.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan seluruh proses pengolahan sampah di fasilitas tersebut dikawal ketat, menyusul kekhawatiran warga terkait potensi bau dan pencemaran lingkungan.
Asep menyampaikan bahwa RDF Rorotan saat ini belum berjalan penuh. Operasional berlangsung lima hari dalam sepekan dengan dua shift kerja, sementara Sabtu dan Minggu digunakan khusus untuk pembersihan serta penataan area.
Baca Juga: Tanpa Renovasi Besar, Begini Tips Membuat Ruang Tamu Sempit Terlihat Luas
"Kami memahami kekhawatiran warga. Karena itu, operasional RDF Rorotan tidak langsung dijalankan pada kapasitas maksimal 2.500 ton per hari," ujar Asep dalam keterangannya, Senin (2/2/2026). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







