Investasi di Jakarta Tembus Rp 270 Triliun, Gubernur Pramono Tegaskan Bukti Kepercayaan Investor Tetap Kuat

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan kinerja ekonomi Jakarta sepanjang 2025 tetap solid di tengah dinamika dan ketidakpastian global. Salah satu indikator utamanya adalah capaian investasi yang menembus Rp270,9 triliun.
Hal tersebut disampaikan Pramono dalam pemaparan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Tahun 2025 di Balai Kota, Rabu (21/1/2026).
Ia mengungkapkan, realisasi investasi Jakarta pada 2025 tumbuh 11,99 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Golkar Minta Bulog Perkuat Sistem Ketahanan Pangan di Wilayah Rawan Bencana
"Capaian ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap Jakarta tetap terjaga," ujar Pramono.
Dari total investasi tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berkontribusi sebesar Rp175,3 triliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp95,6 triliun.
Menurut Pramono, komposisi ini mencerminkan kekuatan ekonomi Jakarta yang ditopang oleh investor domestik sekaligus diminati investor global.
Tak hanya itu, investasi Jakarta juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, yakni sekitar 14 persen dari total investasi nasional.
Sepanjang 2025, realisasi investasi tersebut tercatat menyerap 487.070 tenaga kerja, yang dinilai sebagai bukti keberhasilan kebijakan Pemprov DKI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Baca Juga: Tim SAR Evakuasi Satu Jenazah Korban Pesawat ATR, Ditemukan di Jurang 200 Meter
Di sektor lain, geliat ekonomi Jakarta juga tercermin dari meningkatnya aktivitas pariwisata.
Pada Desember 2025, tingkat okupansi hotel bintang lima mencapai 62,03 persen, bahkan menyentuh 100 persen di kawasan pusat bisnis pada momen akhir tahun.
Pramono menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus berkomitmen mendukung dunia usaha melalui penyederhanaan perizinan dan perbaikan layanan publik.
"Kami memotong berbagai perizinan yang ada dan melakukan perbaikan layanan yang selama ini menjadi problem bagi para pelaku dunia usaha," tandasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya




