Gubernur Pramono Buka Job Fair dan Upskilling Disabilitas 2025 di TIM Cikini, 21 Perusahaan Buka Kesempatan Kerja Layak Bagi Difabel

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung membuka acara Job Fair dan Upskilling Disabilitas 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Syaripudin dan juga jajaran Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Pramono mengatakan, pihaknya telah mengadakan Job Fair bagi disabilitas sebanyak 13 kali dan sudah menyalurkan 150 pelamar penyandang disabilitas atau difabel.
"Dalam kesempatan ini, sebenarnya Job Fair di Jakarta yang melibatkan disabilitas sudah 13 kali. Sudah ada kurang lebih 150 pencari kerja disabilitas yang tersalurkan," ujar Pramono.
Dalam acara ini turut mengundang 21 perusahaan. Untuk itu, ia berharap agar seluruh perusahaan tersebut dapat memberikan kesempatan disabilitas mendapatkan pekerjaan yang layak.
"Dan saya meminta kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan untuk acara yang khusus disabilitas hari ini mengundang kurang lebih 21 perusahaan, benar-benar memberikan kesempatan kepada disabilitas untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan layak di Jakarta," tuturnya.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersungguh-sungguh ingin membuat sistem ketenagakerjaan di Jakarta yang inklusif dan berkeadilan.
Selain memfasilitasi proses pencari kerja seperti Job Fair dan Upskilling khusus bagi penyandang disabilitas, berbagai kebijakan di Jakarta yang memperhatikan disabilitas telah diberlakukan.
"Bagi saya pribadi disabilitas harus mendapatkan peran yang konkrit. Maka, misalnya di Pemprov DKI Jakarta (Balai Kota) ada cafe difabis (cafe yang dikelola oleh penyandang disabilitas). Dan di Dukuh Atas nantinya kami juga akan adakan difabis," tukasnya.
Baca Juga: Tenang tapi Tajam, Begini Ciri Psikologis Orang yang Jarang Posting di Media Sosial
Pramono menekankan penciptaan lapangan kerja dan juga UMKM yang dikelola oleh penyandang disabilitas adalah hal yang dibutuhkan secara riil di lapangan.
Oleh karena itu, Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi Jakarta sungguh-sungguh ingin membuat sistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan.
"Jakarta dibanding kota-kota besar lainnya di dunia, memberikan keberpihakan untuk disabilitas di berbagai lapisan," katanya.
"Sebagai contoh ada kartu difabel, ada pasukan putih yang akan hadir langsung mengunjungi landia dan disabilitas kapanpun ada panggilan dan keluhan," lanjut Pramono.
"Dan pasukan putih dari pemprov ini saat ini diapresiasi karena satu hari bisa datang ke 4-5 tempat untuk layani keluhan terkait kesehatan para lansia dan disabilitas," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Syaripudin menyampaikan, kegiatan Job Fair dan Upskilling Disabilitas Tahun 2025 dilaksanakan dalam rangka komitmen Jakarta menuju kota global yang berkeadilan sekaligus memperingati hari Disabilitas tanggal 3 Desember 2025.
"Pada kegiatan Job Fair dan Upskilling Disabilitas 2025 kali ini diikuti oleh 21 perusahaan yang membuka 107 lowongan pekerjaan," terangnya.
Sementara untuk upskilling diikuti oleh 80 peserta. Upskilling ini, lanjut Syaripudin, meliputi pelatihan digital, desain grafis, membatik, hingga public speaking.
"Sasaran acara ini yaitu 300 penyandang disabilitas dari SMA hingga S1 yang proses rekrutmen tenaga kerjanya dilakukan melakukan sistem berbasis web," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









