Cegah Kasus Siswa Keracunan MBG Terulang Lagi, Dinkes Jakarta Bakal Gelar Pelatihan untuk 8.000 Petugas SPPG

AKURAT JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta bakal melakukan pelatihan khusus kepada sekitar 8.000 petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal tersebut menyusul maraknya kasus keracunan usai menyantap menu MBG yang menimpa sekitar 60 siswa di Jakarta.
"Ada targetnya sekitar 8 ribu. Sekitar 8 ribu orang akan kami latih terus gitu, supaya bisa mengelola data laksana di SPPG-nya masing-masing dengan lebih baik," ujar Kepala Dinkes DKI Jakarta kepada wartawan, Minggu (5/10/2025).
Baca Juga: Dinkes Ungkap Ada 60 Siswa di Jakarta Keracunan MBG, Penyebab Utama Karena Bakteri
Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) selama 2 minggu ke depan terhadap seluruh dapur SPPG di Jakarta.
"Jadi secara masif kami melakukan IKL, targetnya adalah 2 minggu ya kedepan. Targetnya semuanya 2 minggu," kata Ani.
"Termasuk kami melakukan pelatihan terhadap penanggung jawab dari SPPG-nya dan juga terhadap penjamah makanannya," imbuhnya.
Selain itu, ia menuturkan bahwa semua SPPG di Jakarta belum berbasis sertifikat. Saat ini, pihaknya masih memproses terkait sertifikat tersebut.
"Oh, kalau yang berbasis sertifikat belum ada ya. Sedang berproses semua. Semuanya sekarang sedang berproses," katanya.
Ke depan, kata Ani, pihaknya secara masif akan membantu program MBG untuk melakukan inspeksi. Ia juga menilai semua SPPG sudah kooperatif.
"Kita sudah berkomitmen lakukan inspeksi lalu mereka akan, kalau ada yang tidak sesuai, akan disesuaikan dengan ketentuan yang ada, supaya kami dapat memberikan sertifikat laik sehatnya secara cepat," tandasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







