Gubernur Pramono Sebut Pemangkasan Trotoar Jalan TB Simatupang Hanya di 7 Lokasi Pengerjaan Proyek dan Berlangsung hingga November 2025 Saja

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyebut bahwa pihaknya akan memangkas trotoar Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, hanya di 7 titik trotoar yang sedang ada proyeknya.
Pramono menjelaskan, trotoar yang akan dipangkas tersebut merupakan trotoar yang digunakan dalam pengerjaan proyek, sehingga memang tidak bisa digunakan untuk lintasan pejalan kaki.
"Hanya ada 7 titik yang pendek-pendek, dan di situlah ada pembangunan. Kalau trotoarnya nggak digunakan, pasti trotoarnya juga udah nggak bisa digunakan karena udah dibangun," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Baca Juga: 5 Kombinasi Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi dengan Daging Sapi
Ia menegaskan, karena trotoarnya dibangun di 7 titik itulah yang kemudian dirinya mengizinkan untuk digunakan sebagai pengatur rekayasa lalu lintas.
Selain itu, pemangkasan trotoar tersebut juga hanya berlaku sampai pengerjaan proyek selesai, yaitu pada November 2025.
"Sampai kapan? Sampai bulan November. Kenapa bulan November? Karena proyek ini akan selesai pada bulan November. Jadi ini bukan kemudian terus-menerus trotoarnya digunakan, enggak," kata Pramono.
"Saya termasuk yang pasti nggak maulah trotoar digunakan untuk lalu lintas. Ini hanya temporari, mengurangi kemacetan sehingga dilakukan apa rekayasa," sambungnya.
Sebelumnya, Gubernur Pramono menyetujui rencana pemangkasan sebagian trotoar di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, untuk mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi.
Bahkan, tak hanya pemangkasan trotoar, pihaknya juga akan melakukan berbagai cara untuk mengatasi kemacetan tersebut, salah satunya melalui buka-tutup outlet tol.
"Saya menyetujui itu, bahkan ketika mau menutup atau membuka outlet tolnya, saya ijinkan. Yang paling penting adalah kemacetan di dalam itu teratasi," ujar Pramono kepada wartawan, Minggu (24/8/2025) lalu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









