Jakarta

Jumlah Rekrutmen 1.000 Personel Damkar Dinilai Belum Ideal, Gubernur Pramono: Disesuaikan Kemampuan APBD

Yasmina Nuha | 10 Agustus 2025, 07:42 WIB
Jumlah Rekrutmen 1.000 Personel Damkar Dinilai Belum Ideal, Gubernur Pramono: Disesuaikan Kemampuan APBD

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan alasannya baru akan membuka 1.000 personel pemadam kebakaran (damkar) di tahun 2025.

Padahal, idealnya untuk jumlah personel damkar di suatu wilayah harus mencapai 11.000 orang.

Pramono mengatakan, pemilihan jumlah 1.000 personel tersebut juga disesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jakarta.

Baca Juga: Viral! Data Kependudukan Warga Jakarta Timur Diduga Bocor dan Dicuri Peretas, Dukcapil DKI: Itu Hoaks

"Ya, kebutuhannya sekarang ini kan apapun kita juga melihat kemampuan APBD kita," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2025).

Ia menilai, untuk jumlah 1.000 saja sudah sangat tinggi. Sebab, tak hanya personel damkar, tahun ini pihaknya juga membuka pendaftaran untuk petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Untuk bisa seribu saja itu kan sudah luar biasa, karena kita di tahun ini selain seribu seratus untuk PPSU, yang seribu untuk Damkar," tuturnya.

Baca Juga: Viral! Data Kependudukan Warga Jakarta Timur Diduga Bocor dan Dicuri Peretas, Dukcapil DKI: Itu Hoaks

Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa pendaftaran rekrutmen personel pemadam kebakaran (damkar) di Jakarta akan dimulai pada Selasa (12/8/2025) pekan depan.

"Saya sekarang memutuskan untuk pendaftaran bagi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta atau yang disebut dengan damkar akan dimulai hari Selasa (12/8)," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2025).

Pramono mengatakan, pendaftaran tersebut akan dilaksanakan selama 3 hari hingga Kamis (14/8/2025) dengan kuota pendaftaran sebanyak 1.000 orang di 5 kota administrasi Jakarta.

"Selasa depan ini, Selasa, Rabu, Kamis selama tiga hari, kuotanya ada seribu, di mana Jakarta Barat itu 202 orang, Jakarta Pusat 187 orang, Jakarta Selatan 211, Jakarta Timur 219, dan Jakarta Utara 181 orang," paparnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y