Bolehkan Konsumsi Kayu Manis Bersama Dengan Obat? Begini Penjelasan Ahli

AKURAT JAKARTA - Kayu manis merupakan salah satu herba yang memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi tubuh.
Karena kayu manis memiliki rasa manis alami, sedikit kayu manis dapat digunakan sebagai pengganti gula.
Namun bolehkan mengkonsumsi kayu manis bersamaan dengan obat?
Baca Juga: Sumpah Enak Banget Sambal Pecak Tetong, Bikin Makan Nambah Nasi Terus
Para peneliti di University of Mississippi melakukan simulasi lingkungan usus di laboratorium untuk menguji bioaksesibilitas kayu manis, atau jumlah yang dapat diserap oleh saluran pencernaan setelah mengonsumsinya.
Mereka juga menguji metabolismenya bagaimana kayu manis dipecah dalam tubuh dan bagaimana kayu manis berinteraksi dengan reseptor xenobiotik.
Reseptor tersebut adalah reseptor khusus dalam tubuh yang merasakan dan merespons zat kimia asing, yang dalam kasus ini adalah kayu manis.
Para peneliti mensimulasikan lingkungan usus di laboratorium menggunakan asam lambung, sel hati dan usus, serta enzim.
Mereka menguji berbagai komponen kayu manis dalam lingkungan yang meniru kondisi puasa dan makan, karena lingkungan usus kita berubah tergantung pada apakah kita sudah makan atau belum.
Para peneliti menemukan bahwa cinnamaldehyde mengaktifkan reseptor xenobiotik secara moderat.
Baca Juga: Dinilai Berlarut-larut, Jokowi Laporkan Soal Tudingan Ijazah Palsu ke Polda Metro Jaya
Ini berarti bahwa zat ini berpotensi memicu interaksi herbal-obat, yang mengganggu penyerapan dan efektivitas obat-obatan.
“Konsumsi suplemen [kayu manis] yang berlebihan dapat menyebabkan pembersihan obat resep dari tubuh dengan cepat, dan itu dapat mengakibatkan obat tersebut kurang efektif,” kata Shabana Khan, Ph.D. , salah satu penulis studi, dalam siaran pers .
Para peneliti ini menyarankan agar siapa pun yang memiliki penyakit kronis termasuk tekanan darah tinggi, diabetes, kanker, radang sendi, asma, HIV, AIDS, atau depresi berkonsultasi dengan praktisi kesehatan sebelum mengonsumsi kayu manis cassia sebagai suplemen atau menggunakannya secara teratur dalam dosis tinggi dalam makanan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



