Apresiasi Film Jumbo, Wagub Rano Karno Ajak Ratusan Anak Panti Sosial Nobar di Mall Epicentrum

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengajak ratusan anak dari panti sosial untuk nonton bareng (nobar) film Jumbo di Mall Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/4/2025).
Rano mengatakan, acara tersebut dihadiri oleh 200 anak-anak warga binaan sosial penyandang disabilitas yang terdiri dari Tuna Netra, Tuna Runggu dan Tuna Gerahita.
Ia pun turut mengapresiasi film animasi karya anak bangsa tersebut. Sebab, Jumbo merupakan film yang memberikan hiburan sekaligus edukasi, menyampaikan pesan moral, nilai-nilai persahabatan, serta aspek sosial yang dikemas dalam kisah petualangan seru.
"Hari ini saya membawa 200 anak binaan sosial dan penyandang disabilitas. Saya sangat mengapresiasi film ini karena proses pembuatannya membutuhkan waktu yang panjang," ujarnya.
Rano menjelaskan, sebanyak 420 kreator terlibat dalam produksi film Jumbo yang memakan waktu selama lima tahun.
Lebih lanjut, ia pun optimistis film ini dapat menembus lima juta penonton. Menurutnya, film anak-anak seperti Jumbo memiliki nilai edukasi yang sangat bermanfaat untuk perkembangan karakter anak-anak Indonesia.
"Tadi saya mendengar jumlah penonton sudah hampir mencapai 2.089.652. Saya yakin Jumbo akan menembus lima juta penonton," katanya.
Lebih lanjut, Rano menilai keberhasilan Jumbo menjadi bukti bahwa kreator Indonesia mampu menghasilkan film animasi berkualitas tinggi.
Apalagi, kata Rano, film ini merupakan animasi tiga dimensi. Ia menilai, jika masih dua dimensi, prosesnya jauh lebih mudah. Namun, karena tiga dimensi, tentu membutuhkan waktu yang lebih lama.
Baca Juga: Jangan Lupa! Hari Ini Konser Gratis Denny Caknan di Kudus, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini
"Saya sangat tahu prosesnya dan saya memantau sejak awal Ramadan hingga Hari Raya, di mana ada lima film Indonesia yang diputar serentak," ucapnya.
"Luar biasa, kelimanya memiliki genre berbeda, meskipun tiga di antaranya bergenre horor. Namun, hasil penontonannya tetap luar biasa,” pungkasnya.
Sebagai informasi, sebagian peserta nonton bareng merupakan penyandang disabilitas yang terdiri atas tuna netra, tuna rungu, dan tuna grahita.
Mereka berasal dari Panti PSAA Balita Tunas Bangsa, PSBG Belaian Kasih, PSBNRW Cahaya Batin, PSAA Pitra Utama Satu, PSAA Putra Utama 3, dan Pesantren Difabel Bazis. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



