Jakarta

Apresiasi Film Jumbo, Wagub Rano Karno Ajak Ratusan Anak Panti Sosial Nobar di Mall Epicentrum

Yasmina Nuha | 12 April 2025, 19:34 WIB
Apresiasi Film Jumbo, Wagub Rano Karno Ajak Ratusan Anak Panti Sosial Nobar di Mall Epicentrum

 

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengajak ratusan anak dari panti sosial untuk nonton bareng (nobar) film Jumbo di Mall Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/4/2025).

Rano mengatakan, acara tersebut dihadiri oleh 200 anak-anak warga binaan sosial penyandang disabilitas yang terdiri dari Tuna Netra, Tuna Runggu dan Tuna Gerahita.

Ia pun turut mengapresiasi film animasi karya anak bangsa tersebut. Sebab, Jumbo merupakan film yang memberikan hiburan sekaligus edukasi, menyampaikan pesan moral, nilai-nilai persahabatan, serta aspek sosial yang dikemas dalam kisah petualangan seru.

Baca Juga: Hati-hati! BPBD DKI Imbau Potensi Banjir Rob di Pesisir Utara Jakarta, Berikut 12 Wilayah yang Dapat Terdampak!

"Hari ini saya membawa 200 anak binaan sosial dan penyandang disabilitas. Saya sangat mengapresiasi film ini karena proses pembuatannya membutuhkan waktu yang panjang," ujarnya.

Rano menjelaskan, sebanyak 420 kreator terlibat dalam produksi film Jumbo yang memakan waktu selama lima tahun.

Lebih lanjut, ia pun optimistis film ini dapat menembus lima juta penonton. Menurutnya, film anak-anak seperti Jumbo memiliki nilai edukasi yang sangat bermanfaat untuk perkembangan karakter anak-anak Indonesia.

Baca Juga: Perpanjang Layanan Transjabodetabek, Ketua Komisi B DPRD DKI Minta Hubungkan ke Bojonggede dan Citayam

"Tadi saya mendengar jumlah penonton sudah hampir mencapai 2.089.652. Saya yakin Jumbo akan menembus lima juta penonton," katanya.

Lebih lanjut, Rano menilai keberhasilan Jumbo menjadi bukti bahwa kreator Indonesia mampu menghasilkan film animasi berkualitas tinggi.

Apalagi, kata Rano, film ini merupakan animasi tiga dimensi. Ia menilai, jika masih dua dimensi, prosesnya jauh lebih mudah. Namun, karena tiga dimensi, tentu membutuhkan waktu yang lebih lama.

Baca Juga: Jangan Lupa! Hari Ini Konser Gratis Denny Caknan di Kudus, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini

"Saya sangat tahu prosesnya dan saya memantau sejak awal Ramadan hingga Hari Raya, di mana ada lima film Indonesia yang diputar serentak," ucapnya.

"Luar biasa, kelimanya memiliki genre berbeda, meskipun tiga di antaranya bergenre horor. Namun, hasil penontonannya tetap luar biasa,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sebagian peserta nonton bareng merupakan penyandang disabilitas yang terdiri atas tuna netra, tuna rungu, dan tuna grahita.

Mereka berasal dari Panti PSAA Balita Tunas Bangsa, PSBG Belaian Kasih, PSBNRW Cahaya Batin, PSAA Pitra Utama Satu, PSAA Putra Utama 3, dan Pesantren Difabel Bazis. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y