Berapa Tarif Promo yang Bisa Didapat Pelanggan Kartu Air Sehat? Begini Penjelasan dari PAM Jaya

AKURAT JAKARTA - Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM Jaya) meluncurkan Kartu Air Sehat untuk mewujudkan tarif berkeadilan dan membantu perekonomian masyarakat prasejahtera.
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menjelaskan, program ini merupakan program aktivasi bantuan pendamping penerapan tarif baru untuk pelanggan kelompok rumah tangga kode tarif 2A1 (rumah tangga sangat sederhana), dan 2A2 (rumah tangga sederhana).
"Program ini efektif mulai Januari 2025, berlaku selama 1 tahun, dan akan dilakukan evaluasi secara berkala," ujar Arief di Balai Kota Jakarta, Senin (23/12/2024).
Baca Juga: Antisipasi Curah Hujan Tinggi, BPBD DKI Gelar Modifikasi Cuaca Tahap Ketiga
Lebih lanjut, ia menjelaskan, pelanggan yang mendapatkan Kartu Air Sehat akan mendapatkan bantuan berupa tarif promo antara lain:
- Pelanggan 2A1 akan mendapatkan tarif flat sebesar Rp 1.000 per m3 untuk seluruh pemakaian air setiap bulan.
- Pelanggan 2A2 akan mendapatkan tarif flat sebesar Rp 3.550 per m3 untuk pemakaian 1-20m3 pertama setiap bulan.
"Selain mendapatkan tarif promo, pemegang Kartu Air Sehat juga akan mendapatkan layanan prioritas jika terjadi gangguan suplai air, berupa bantuan pengiriman air melalui mobil tangki PAM JAYA secara gratis," ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, manfaat lain dari Kartu Air Sehat adalah asuransi gangguan pelayanan. Pelanggan 2A1 dan 2A2 yang mengalami gangguan suplai air mati pada periode tertentu dan melaporkan ke Contact Center PAM JAYA (1500223).
"Dan akan mendapatkan santunan/penggantian kerugian sesuai besaran manfaat yang sudah ditetapkan per kelompok tarif maksimal 1 x per bulan, yang akan diperhitungkan pada tagihan bulan berikutnya," imbuhnya.
Dirinya bersama PAM Jaya punberkomitmen terhadap program sambungan baru gratis bagi pelanggan kelompok rumah tangga kode tarif 2A1 dan 2A2 juga terus berlanjut hingga 2025.
Tak hanya itu, terobosan lain yang dilakukan pihaknya adalah pemasangan cybel untuk penerapan Smart Meter pada meter air pelanggan. Dengan teknologi ini, meter air pelanggan dapat dibaca secara otomatis oleh sistem.
"Program pembacaan meter air pelanggan secara nirkabel yang dijalankan sejak Oktober 2024 dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan," katanya.
Kemudian, pelayanan ini juga mencakup pemasangan modul komunikasi pada meter konvensional yang ada di lokasi pelanggan tanpa dikenakan biaya tambahan.
Terakhri, ia menegaskan bahwa PAM JAYA terus meningkatkan kompetensi internal dengan berbagai program pelatihan dan pengembangan karyawan.
"Kerja sama strategis dengan para pemangku kepentingan di tingkat provinsi dan nasional juga dilakukan," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





