90 Persen Difabel di Jaktim Tidak Dapat Bansos, Heru Budi: Kami Verifikasi Seminggu Selesai

AKURAT JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menanggapi terkait temuan adanya 90 persen penyandang difabel di Jakarta Timur yang tidak mendapat bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Heru mengakui bahwa sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan data tersebut dari Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta dan memintanya untuk segera disampaikan.
"Ya saya enggak tahu, data itu harus disampaikan kepada kami dulu dong (pemerintah daerah), belum sampai," kata Heru di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (2/8/2024).
Setelah mendapat data tersebut, ia mengatakan pihaknya akan mudah mendata dan meng-cleansing untuk diverifikasi jika menggunakan metode cek by name by address atau sesuai nama dan alamatnya.
"Didata dulu, kami cleansing mana yang benar kami verifikasi sangat gampang kalau diberikan by name by address, seminggu selesai," jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemprov DKI sangat mudah mengecek warga yang memang diperlukan untuk diperhatikan dengan menggunakan sinkronisasi data kependudukan.
"Kami punya data kependudukan, sinkron dengan Bappeda Pajak, sinkron dengan sistem DTKS, dengan P3KE, sinkron dengan PLN, sinkron dengan kepemilikan aset," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, kepala Dinsos DKI sempat melapor kepadanya terdapat keluarga yang diinformasikan tidak mendapat bantuan apapun dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Namun, setelah dicek by name by address, ia mengatakan bahwa keluarga tersebut ternyata sudah mendapatkan bansos dari pemerintah pusat.
"Setelah dicek nama dan alamat KK, dia dapat bansos, dapat dari pemerintah pusat, kami datang ke rumah, kami jelaskan sudah di transfer dari pemerintah pusat sekian, pemerintah daerah sekian. Sangat gampang by name by adress," jelasnya.
Kemudian, terkait soal penyandang difabel yang belum mendapatkan bansos tersebut, pihaknya akan segera mengecek dan memberikan bansos jika belum mendapatkannya.
"Kembali ke difabel ini kami berikan ke keluarganya ya, kami cek jika tidak atau belum mendapatkan, pasti kami berikan kepada mereka," tandasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









