Panas! Warung Madura Tantang Minimarket Buka 24 Jam Sehari, Jangan Pakai Tangan Kekuasaan Gusur Usaha Mikro

AKURAT JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UMKM bikin heboh masyarakat Indonesia setelah mengeluarkan imbauan kepada warung kelontong seperti Warung Madura untuk tidak beroperasi 24 jam dalam sehari.
Kementerian Koperasi berdalih banyak pengusaha minimarket yang merasa tersaingi dengan pola bisnis dari Warung Madura.
Imbauan ini keluar dari Kementerian Koperasi untuk pengusaha Warung Madura di Bali.
Baca Juga: Asal-usul Samarinda, Kota Pertama Tujuan Konser Sheila on 7, Berstatus Ibu Kota Provinsi sejak 1957
Paguyuban Warung Sembako Madura Indonesia merespon pernyataan dari Kementerian Koperasi tersebut.
"Warung Madura sebagai bagian dari usaha mikro seyogyanya dilindungi dan dibina, bukan malah mau diberangus," kata Ketua Paguyuban Warung Sembako Madura, Cak Hamied, dalam pers rilis, Sabtu (27/4/2024).
Sebab, kata Cak Hamied, sebagai warung kelontong, Warung Madura, ikut berkontribusi kepada Pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.
Baca Juga: Inilah 6 Rekomendasi Sarung Wadimor Terbaik Beserta Harganya, Adem dan Nyaman Dikenakan
"Seharusnya pemerintah berterima terhadap kehadiran warung Madura dengan cara melindungi bahkan membantu membesarkannya," tegas Cak Hamied.
Cak Hamied mengungkap beroperasi sepanjang 24 jam merupakan bagian dari strategi bisnis menangkap kebutuhan market.
"Di mana pada jam-jam tersebut masih ada yang belanja. Artinya itu bagian dari layanan ekstra kami. Dan pelanggan kami malah berterima kasih terutama tukang ojek online, supir taksi online, atau mereka mereka yang lembur. Karena kebutuhannya dapat kami penuhi," tegas Cak Hamied.
Baca Juga: Susul Suami Sandra Dewi, Kejagung Jebloskan Lagi 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi Timah ke Tahanan
Apabila ada pengusaha minimarket yang merasa tersaingi dengan kehadiran warung kecil yang buka 24 jam sehari, Cak Hamied menantang mereka bersaing secara sehat.
Cak Hamied meminta para pengusaha minimarket yang merupakan pemodal besar jangan menggunakan tangan kekuasaan untuk menggusur bisnis usaha mikro.
"Jangan sampai (ada) stigma bahwa pemerintahan Jokowi lebih pro pengusaha besar. Harusnya mereka berani bersaing secara fair, buka saja juga 24 jam sebagaimana warung Madura jika mau?," ungkap Cak Hamied.*
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya


