Jakarta

Putri Indonesia 2013 Vs Miss Israel 2013 Berdebat Seru di Medsos Tentang Palestina, Begini Isinya

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 1 November 2023, 19:56 WIB
Putri Indonesia 2013 Vs Miss Israel 2013 Berdebat Seru di Medsos Tentang Palestina, Begini Isinya

 

AKURAT JAKARTA - Masyarakat dunia dan public figure saat ini ramai-ramai menyoroti konflik  Israel-Palestina dan menyuarakan untuk Israel segera menghentikan senjata terhadap Palestina.

Teranyar, seruan untuk mengakhiri konflik, ajakan perdamaian dan free Palestine disuarakan oleh Putri Indonesia 2013, Whulandary Herman.

Seruan Whulandary pun mendapat respon dari Miss Israel 2013, Yityish Titi Aynaw, sehingga membuat perdebatan antara mereka berdua tentang konflik Israel-Palestina.

Pendapat respon dari Yityish Titi Aynaw atas seruan dari Putri Indonesia 2013 itu pun banyak menuai sindiran dari netizen Indonesia.

Baru-baru ini, Putri Indonesia 2013, Whulandary Herman menyerukan free Palestine melalui unggahan Instagram pribadinya.

Baca Juga: Ini 6 Brand Kosmetik Produk Israel yang Diserukan Diboikot, Ada yang Dijual di Indonesia

Di akun Instagramnya, @whulandary memposting 2 foto bertuliskan "Dari sungai sampai ke Palestina akan bebas" dan "Mengebom anak-anak bukanlah pembelaan diri".

"Bukan mata yang buta, tapi hati. Kebebasan Anda adalah impian banyak dari kami ❤️," tulis Whulandary dalam unggahannya.

Unggahan Whulandary pun mendapat respon dari akun Instagram Miss Israel 2013, Yityish Titi Aynaw yang ikut meramaikan kolom komentar.

'Titi' menilai bahwa Hamas yang memancing konflik Israel-Palestina kembali memanas, hingga menelan ribuan korban jiwa di Palestina.

Ia menyebut bahwa Hamas telah membunuh banyak anak di Israel dan melakukan pemerkosaan terhadap perempuan yang ada di negaranya.

"Sungguh? Ya, bagaimana dengan 1.400 warga Israel tak berdosa yang dibunuh? Bagaimana dengan 30 bayi yang diculik ke Gaza?" tulis 'Titi' melalui akun Instagramnya, @titiayenew.

Baca Juga: Ini Strategi Pemprov DKI Atasi Keluhan Masyarakat dan Antrean Panjang Distribusi Pangan Murah

"Apakah Alquran menyetujui pemerkosaan terhadap perempuan? Karena itulah yang mereka lakukan pada wanita seusia kakakmu," tambahnya.

"Mereka memperkosa mereka dan kemudian menembak kepala mereka. Mereka membakar bayi hidup-hidup," lanjut Miss Israel 2013 itu.

'Titi' pun mempertanyakan kebebasan yang dimaksud Puteri Indonesia 2013, Whulandary Herman di postingannya. Sebab, menurutnya Hamas yang memulai konflik ini.

"Apa sebenarnya kebebasan yang Anda bicarakan? Impianmu adalah melihat Noam-ku dibakar dan dibunuh?," ujarnya.

"Tahukah kamu siapa yang memulai semua ini? Hamas! Anda harus membebaskan mereka dari rakyat Palestina," tambah 'Titi'.

Miss Israel 2013 itu kemudian mempertanyakan nasib warga Arab yang tinggal di Israel. Akankah mendapatkan perlakuan serupa dari Hamas.

Baca Juga: Daftar Restoran Cepat Saji Pro Israel di Indonesia yang Terkena Boikot, Lengkap dengan Jumlah Cabangnya

"Tahukah Anda bahwa ada 2 juta orang Arab yang tinggal di Israel yang tidak mendukung Hamas!? Apakah mereka juga dibunuh dan diculik?," imbuh 'Titi'.

"Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan ungkapan dari sungai ke laut? Itu berarti membunuh semua orang Yahudi dan itu adalah kalimat paling anti-Semit yang bisa diucapkan," lanjutnya.

Ia pun berharap, influencer dan public figure lebih bijak dalam menyikapi Israel-Palestina.

"Saya berharap semua influencer saat ini cerdas menyikapi konflik dan tidak hanya mengunggah omong kosong yang tidak mereka mengerti," tutupnya.

Whulandary pun merespon pendapat Miss Israel 2013 itu dengan tenang, dan menilai bahwa meningkatnya konflik akan menambah korban jiwa.

"Meningkatnya konflik hanya akan mengakibatkan lebih banyak korban jiwa yang tidak bersalah, seperti yang kita semua lihat, banyak dari jiwa-jiwa malang tersebut adalah anak-anak," respon Puteri Indonesia 2013 itu.

Baca Juga: Kupas Tuntas Tilang Uji Emisi, Mulai dari Jadwal, Besaran Denda, hingga Kendaraan yang Jadi Target Tilang

Dikatakan Whulandary, saat ini dunia memandang Israel adalah penindas dan Palestina merupakan korbannya.

"Pandangan mayoritas dunia terhadap konflik ini adalah bahwa Israel adalah penindasnya dan orang-orang Palestina bereaksi terhadap kekejaman yang telah mereka derita selama beberapa dekade," kata Whulandary merespon 'Titi'.

Whulandary pun kemudian membandingkan gambaran kondisi di Gaza, Palestina dan Tel Aviv, Israel.

"Netanyahu kalah dalam pertarungan narasi karena seluruh dunia dapat melihat gambaran mengerikan dari kebrutalan IDF di Gaza, sementara di Tel Aviv, 40 mil jauhnya, orang-orang masih memiliki hak istimewa untuk jogging," terangnya.

Whulandary berpendapat yang saat ini dapat public figure dan influencer lakukan, yakni menyerukan untuk menghentikan perang senjata.

Ia pun menekankan, siapapun dapat berpandangan berbeda terkait konflik ini, namun menurutnya memperpanjang konflik tidak akan menguntungkan pihak manapun.

Baca Juga: Viral! The Jakmania Dilarang Bentangkan Bendera Palestina di Laga Persija, Panpel Bilang Begini

"Satu hal yang bisa dilakukan oleh para influencer saat ini adalah bersuara agar gencatan senjata terjadi, bukan membujuk pihak lain untuk melakukan perlawanan PR di media sosial," ujar Whulandary.

"Kita bisa sepakat untuk tidak setuju mengenai konflik tersebut, namun kita bisa sepakat bahwa memperpanjang konflik tidak akan memberikan hasil yang lebih baik bagi kedua belah pihak," pungkasnya.

Postingan Whulandary Herman yang diunggah pada Senin (30/10) itu berhasil mendapat lebih dari 12 ribu likes dan 1.500 lebih komentar. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.