Jakarta

Peletakan Batu Pertama Bedah 4 Rumah di Sindang Panon, Bupati Tangerang Pastikan Kebutuhan Air Bersih Warga Terpenuhi

M Rahman Akurat | 5 September 2026, 08:20 WIB
Peletakan Batu Pertama Bedah 4 Rumah di Sindang Panon, Bupati Tangerang Pastikan Kebutuhan Air Bersih Warga Terpenuhi
Bupati Tangerang melakukan peletakan batu pertama pembungan 4 rumah RTLH di Sindang Panon. - (Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, sehat, dan nyaman.

Terbaru, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pelaksanaan program bedah rumah sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (4/9/2026).

Bupati Maesyal didampingi sejumlah pejabat dan unsur terkait di antaranya: Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), Camat Sindang Jaya, Kepala Desa, BAZNAS Kabupaten Tangerang, Kapolsek, Danramil, serta unsur terkait lainnya.

Baca Juga: Wujudkan Pembangunan Inklusif, Pemkab Tangerang Gelar Rapat Pelaporan PUG 2026, Libatkan 31 OPD dan 4 RSUD

4 Rumah di Desa Sindang Panon Mendapat Program Rehabilitasi

Bupati Maesyal menjelaskan bahwa terdapat empat unit rumah di Desa Sindang Panon yang mendapatkan bantuan rehabilitasi melalui program bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan dan memperbaiki kawasan permukiman.

“Hari ini kami bersama Pak Kadis Perkim, Pak Camat, kepala desa, BAZNAS, Kapolsek dan Danramil hadir dalam rangka melaksanakan program pembangunan bedah rumah. Ada empat rumah di Desa Sindang Panon yang kita rehab sesuai dengan program yang ada dari Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Baca Juga: Sebanyak 2.722 ASN Tercatat Mundur, Ternyata Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Data Semester I 2026

Fokus pada Rumah Sehat dan Aspek Sanitasi

Lebih lanjut, Bupati Maesyal menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya difokuskan pada perbaikan kondisi fisik atau estetika rumah semata.

Faktor yang paling krusial adalah aspek sanitasi dan kesehatan lingkungan bagi para penghuninya.

Oleh karena itu, rumah yang dibangun melalui program ini nantinya akan memenuhi standar rumah sehat dengan fasilitas yang lengkap, seperti:

  • Fasilitas Sanitasi: Dilengkapi dengan kamar mandi dan toilet di dalam rumah.

  • Sirkulasi Udara: Memiliki ventilasi udara yang cukup agar tidak lembap.

  • Bahan Bangunan Layak: Menggunakan lantai keramik dan atap genteng yang kokoh.

“Rumahnya nanti kita bangunkan menjadi rumah yang sehat, ada toilet dan kamar mandi di dalam, ventilasi yang cukup, lantainya keramik dan genteng,” tambah Bupati Maesyal.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.