Jakarta

Wujudkan Pembangunan Inklusif, Pemkab Tangerang Gelar Rapat Pelaporan PUG 2026, Libatkan 31 OPD dan 4 RSUD

M Rahman Akurat | 5 September 2026, 07:42 WIB
Wujudkan Pembangunan Inklusif, Pemkab Tangerang Gelar Rapat Pelaporan PUG 2026, Libatkan 31 OPD dan 4 RSUD
Peserta Rapat Pelaporan Pengarus Utamaan Gender (PUG) Tahun 2026 Pemkab Tangerang - (Diskominfo)

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Tangerang) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) resmi menggelar Rapat Pelaporan Pengarus Utamaan Gender (PUG) Tahun 2026.

Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Aula Kantor DPPPA pada Jumat (04/09/2026) sebagai upaya nyata mengevaluasi integrasi kesetaraan gender dalam pembangunan daerah.

Rapat pelaporan PUG ini melibatkan para perencana keuangan dan operator dari 31 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta 4 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di lingkungan Pemkab Tangerang.

Baca Juga: Sebanyak 2.722 ASN Tercatat Mundur, Ternyata Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Data Semester I 2026

Hadir sebagai pemateri utama Pejabat PUG Provinsi Banten, Novi Dwi Remi Asih, yang memaparkan materi strategis terkait pelaksanaan pengarus utamaan gender tingkat daerah.

Sekretaris DPPPA Kabupaten Tangerang, Yatemi, menyampaikan bahwa PUG merupakan strategi pembangunan yang rasional dan sistematis guna mencapai keadilan di berbagai aspek kehidupan manusia.

"Tujuannya adalah untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui kebijakan yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, serta permasalahan perempuan dan laki-laki mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi," ujar Yatemi.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan PUG di daerah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab DPPPA saja, melainkan membutuhkan komitmen dan kolaborasi dari seluruh perangkat daerah.

Kolaborasi ini dinilai krusial untuk mewujudkan pembangunan yang adil, setara, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan seluruh masyarakat.

"Oleh karena itu, pelaporan pelaksanaan PUG menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana strategi tersebut telah diintegrasikan ke dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan," pungkasnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Manchester City vs Coventry City di Premier League, 5 September 2026: Mampukah Tim Promosi Menahan Gempuran The Cityzens di Etihad?

Ia menyadari bahwa implementasi PUG di Kabupaten Tangerang saat ini masih memerlukan berbagai penguatan berkelanjutan agar kesetaraan dan keadilan gender benar-benar dapat terwujud secara optimal.

Implementasi ini perlu terus digali untuk memastikan apakah kesetaraan dan keadilan gender tersebut telah benar-benar terwujud secara nyata di Kabupaten Tangerang.

"Kami menyadari bahwa pelaksanaan PUG masih memerlukan penguatan, baik dari sisi regulasi, kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, maupun dukungan data terpilah gender," jelasnya.

Ia berharap setiap perangkat daerah menyampaikan data dan informasi yang lengkap, akurat, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Pembukaan IIPE 2026 di ICE BSD Tangerang, Wabup Intan Harap Pet Expo Tingkatkan Investasi, Peluang Usaha dan Lapangan Kerja

Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah, sekaligus memperkuat pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Saya berharap seluruh OPD dapat memastikan kualitas data yang disampaikan. Dengan data yang baik, kita bisa melahirkan kebijakan dan program yang tepat sasaran serta anggaran yang berkeadilan gender," tutupnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.