Jakarta

Patut Dicontoh! Pemkab Tangerang Bangun Lumbung Pangan di Desa Gandaria, Penyimpanan Cadangan Hasil Panen Warga

M Rahman Akurat | 30 Agustus 2026, 09:34 WIB
Patut Dicontoh! Pemkab Tangerang Bangun Lumbung Pangan di Desa Gandaria, Penyimpanan Cadangan Hasil Panen Warga
Penyerahan LPM di Desa Gandaria - (Diskominfo)

AKURAT JAKARTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) resmi menyerahkan kunci bangunan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) kepada warga Desa Gandaria, Kecamatan Mekar Baru, Jumat (28/08/2026).

Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat sistem cadangan pangan mandiri di tingkat desa sekaligus menyediakan fasilitas penyimpanan yang aman bagi kelompok tani lokal.

Fasilitas LPM ini dirancang khusus sebagai tempat penyimpanan komoditas pangan utama, terutama gabah hasil panen.

Baca Juga: Dikira Cukup Bawa Kartu, Ternyata Begini Prosedur Caesar agar Biaya Ditanggung BPJS

Kehadiran lumbung pangan ini diproyeksikan menjadi jaring pengaman bagi masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, seperti kelangkaan pasokan, risiko gagal panen, hingga fluktuasi harga pangan yang tidak stabil di pasaran.

Selain mengamankan stok pangan di desa, LPM juga berfungsi sebagai pusat pengelolaan hasil pertanian masyarakat.

Dengan sarana penyimpanan yang representatif, kualitas gabah dapat terjaga lebih lama sehingga petani bisa melakukan manajemen distribusi secara optimal sesuai dengan kebutuhan konsumsi dan ekonomi warga.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen memperluas jangkauan infrastruktur pertanian ini.

Pada tahun anggaran berjalan, Pemkab Tangerang mengalokasikan pembangunan lima unit LPM baru di beberapa lokasi strategis.

"Untuk tahun ini kami telah membangun lima unit Lumbung Pangan Masyarakat yang berfungsi sebagai cadangan pangan warga. Jika diakumulasikan, secara keseluruhan Pemkab Tangerang telah berhasil membangun total 70 unit LPM yang tersebar di berbagai wilayah," ungkap Munir.

Baca Juga: Tutup Pelatihan Arsip Dinamis Angkatan II, Wabup Tangerang Dorong Digitalisasi dan Tertib Administrasi

Secara teknis, bangunan LPM baru ini memiliki dimensi sekitar 3x4 meter dengan daya tampung yang cukup masif. Kapasitas penyimpanan gudang tersebut diperkirakan mampu memuat lebih dari tiga ton gabah kering.

"Kami berharap keberadaan LPM ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani di sekitar desa, terutama sebagai penyangga pangan pada masa-masa sulit seperti paceklik atau gagal panen," ujarnya.

Selain itu, lanjut Munir, cadangan gabah yang tersimpan juga bisa dimanfaatkan sebagai modal benih pada musim tanam berikutnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.