Jakarta

Tuding AS Cekik Iran, Ketua Parlemen: Hentikan Aksi Kru Badut

Yusuf Doank | 19 Agustus 2026, 20:34 WIB
Tuding AS Cekik Iran, Ketua Parlemen: Hentikan Aksi Kru Badut
Bagher Ghalibaf

AKURAT JAKARTA – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuding Amerika Serikat (AS) sengaja mencekik Iran.

Yakni untuk memaksakan konsesi baru yang tidak pernah disepakati dalam perjanjian bilateral antara Washington dan Teheran.

"Orang-orang Amerika berpikir dengan mencekik Iran, mereka akan meraih konsesi yang tidak pernah menjadi bagian dalam kesepakatan," kata Ghalibaf melalui unggahan di akun media sosialnya, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga: Kejutan Besar! Kehadiran Land Cruiser 300 HEV di Indonesia Akan Jadi Pesaing Berat SUV Premium Lainnya

Ghalibaf secara terbuka menyindir jajaran pejabat tinggi AS, termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, yang dinilainya mulai kehilangan kendali dalam mengelola kebijakan luar negeri.

"Berhentilah menunggu kru badut untuk menarik kelinci dari topinya dan bersihkan kekacauan yang kalian buat," tegasnya.

Sebelumnya, Teheran dan Washington sempat menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menghentikan ketegangan dan membuka ruang dialog menuju penyelesaian konflik secara permanen.

Kesepakatan yang ditandatangani pada pertengahan Juni lalu tersebut berhasil dicapai berkat mediasi dari Pakistan dan Qatar.

Namun, proses diplomasi kedua negara kembali membentur jalan buntu. Hubungan Washington dan Teheran kembali memanas akibat perselisihan mengenai poin-poin syarat dalam memorandum.

Serta sengketa jalur pelayaran di Selat Hormuz yang merupakan jalur vital bagi pasokan energi global.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y