Jakarta

Bupati Tangerang Lepas 200 Pelajar Sekolah Rakyat, Tekankan MPLS Ramah Anak dan Bebas Perundungan

M Rahman Akurat | 14 Agustus 2026, 09:38 WIB
Bupati Tangerang Lepas 200 Pelajar Sekolah Rakyat, Tekankan MPLS Ramah Anak dan Bebas Perundungan
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, melepas 200 pelajar jenjang SMP dan SMA untuk mengikuti MPLS Sekolah Rakyat. - (Dok. Diskominfo)

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melepas 200 pelajar jenjang SMP dan SMA dalam acara Sarasehan Bupati Tangerang bersama Calon Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Tahun Ajaran 2026/2027.

Kegiatan edukatif ini berlangsung di Aula Diklat Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (13/8/2026).

Acara sarasehan ini menjadi bagian penting dari persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027.

Baca Juga: Mengusung Platform TNGA GA-F dan Sistem Parallel Hybrid, Toyota Land Cruiser 300 HEV Menjadi Varian Terkuat Sepanjang Sejarah

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan penguatan karakter serta pembekalan kepada calon siswa dan tenaga pendidik sebelum memasuki lingkungan persekolahan yang baru.

Komitmen Pendidikan Inklusif di Kabupaten Tangerang

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyatakan bahwa kehadiran program Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Program ini dirancang untuk menghadirkan akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Sekolah Rakyat menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Tangerang mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak, berkualitas, serta mampu mengembangkan seluruh potensi terbaik mereka,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Baca Juga: Mantap! TNI-Polri Bangun 22 Jembatan Garuda Merah Putih di Kabupaten Tangerang, Bupati Maesyal: Dongkrak Ekonomi Warga!

MPLS Harus Nyaman dan Bebas Perundungan

Memasuki Tahun Ajaran baru 2026/2027, Bupati Maesyal menilai persiapan MPLS menjadi tahapan krusial dalam membangun kesan pertama yang positif bagi para siswa baru.

Menurutnya, MPLS tidak boleh dipandang sekadar sebagai formalitas awal masuk sekolah saja. Sebaliknya, tahapan ini harus menjadi gerbang utama untuk menciptakan rasa nyaman, aman, dan memantik semangat belajar bagi seluruh peserta didik.

“Saya minta kepada seluruh panitia dan tenaga pendidik untuk mempersiapkan MPLS ini dengan sebaik-baiknya. Pastikan anak-anak kita merasa nyaman, aman, gembira, dan antusias ketika pertama kali menginjakkan kaki di Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.